Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Utang Kereta Cepat Whoosh Resmi Dibayar APBN, Uang Rakyat Kembali Menutup Proyek Klaim Bisnis Murni

 

Repelita Jakarta - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memastikan bahwa pelunasan kewajiban finansial Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, sebuah pernyataan yang langsung menyedot perhatian publik dan pengamat kebijakan fiskal.

Pernyataan resmi yang disampaikan Mensesneg di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, pada Selasa (10/2/2026) itu sekaligus memastikan bahwa uang rakyat kembali digunakan untuk menutup utang proyek strategis nasional yang sejak awal digadang-gadang menggunakan skema bisnis murni tanpa membebani APBN.

"Iya (Bayar utang Whoosh pakai APBN)," kata Prasetyo Hadi menjawab pertanyaan jurnalis yang mengejar konfirmasi mengenai skema pembayaran utang megaproyek transportasi tersebut.

Mensesneg memaparkan bahwa Istana Kepresidenan telah menerima laporan perkembangan terkini terkait negosiasi pembayaran utang yang saat ini memasuki tahap finalisasi teknis.

Pimpinan tertinggi negosiasi dengan mitra dari Republik Rakyat China dipercayakan kepada CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani yang ditugaskan langsung mengawal pembicaraan di level teknis.

“Kemarin laporan terakhir rapat di Danantara Jadi masih ada finalisasi Sekarang proses negosiasi atau Pembicaraan teknisnya itu Langsung dipimpin oleh Pak Rosan sebagai CEO Danantara,” jelas Prasetyo merinci mekanisme yang sedang berjalan.

Penggunaan APBN untuk membayar utang Whoosh ini kontras dengan pesan yang sebelumnya disampaikan Presiden Prabowo Subianto yang meminta publik tidak menjadikan persoalan utang kereta cepat sebagai komoditas politik.

Kepala negara pada Selasa (4/11/2025) saat meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru dengan lantang menegaskan bahwa Indonesia memiliki kemampuan finansial yang memadai untuk menanggung seluruh kewajiban proyek kerja sama bilateral tersebut.

“Jangan khawatir, saya sudah pelajari masalahnya. Indonesia sanggup dan itu wajar semuanya,” kata Prabowo dengan nada optimistis di hadapan para pejabat dan undangan.

Presiden kedelapan Republik Indonesia itu secara eksplisit melarang keras politisasi isu utang Whoosh yang dinilainya hanya akan menguntungkan pihak-pihak tertentu yang tidak menginginkan kemajuan bangsa.

“Jangan dipolitisasi, jangan kita menari di gendangnya orang lain,” tegasnya memberikan arahan tegas kepada seluruh jajaran kabinet dan aparatur sipil negara.

Prabowo bahkan mencurigai keberadaan aktor-aktor tak dikenal yang sengaja mengamplifikasi isu utang proyek kereta cepat untuk menciptakan keresahan artifisial di tengah masyarakat.

“Mungkin ada pihak-pihak entah dari mana yang ingin selalu menimbulkan kecemasan rakyat,” ucapnya tanpa menyebut secara spesifik identitas kelompok yang dimaksud.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden menginstruksikan jajaran pemerintah untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak lengah dalam mengelola keuangan negara yang menjadi darah perekonomian nasional.

“Yang penting pemerintah sekarang tidak boleh lengah, tidak boleh dibohongi, dan tidak boleh membiarkan orang-orang yang mencuri kekayaan negara,” imbuhnya mengaitkan kemampuan bayar utang dengan upaya pemberantasan korupsi.

Komitmen pemerintah untuk berhemat dan mencari sumber-sumber pendapatan baru ditegaskan kembali oleh mantan panglima Kostrad itu sebagai fondasi kekuatan fiskal Indonesia.

“Indonesia bangsa yang tangguh dan kaya sumber daya. Kita pasti bisa,” kata Prabowo menutup pernyataan yang sekaligus menjadi sinyal optimisme di tengah polemik penggunaan APBN untuk proyek yang sejak awal dipromosikan sebagai model pembiayaan kreatif non-APBN.

Publik kini menanti kejelasan lebih lanjut mengenai angka pasti kewajiban yang harus ditanggung negara serta skema negosiasi yang tengah difinalisasi oleh Danantara dengan mitra China.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved