Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Pensiunan Guru di Limapuluh Kota Tewas dengan Luka Senjata Tajam, Kasus Pembunuhan Masih Misterius

 Lidia, pensiunan guru di Padang yang jadi korban pembunuhan (X @rahmfaj)

Repelita Padang - Nasib tragis menimpa seorang pensiunan guru berinisial Lidia berusia 61 tahun di Kabupaten Limapuluh Kota.

Peristiwa naas tersebut terjadi pada hari Jumat tanggal 19 Desember 2026 saat korban berencana berangkat menuju Masjid VII Koto Talago di Nagari Guguk.

Korban ditemukan meninggal dunia di halaman depan rumahnya dengan tanda-tanda kekerasan yang parah pada tubuhnya.

Sang suami, Yelvi Zon, telah lebih dahulu berangkat ke masjid dan korban menyusul beberapa saat kemudian.

Setelah salat usai, sang suami tidak melihat istrinya di masjid sehingga memutuskan untuk pulang dan mencarinya.

Sesampainya di rumah, suasana masih gelap karena lampu belum dinyalakan dan korban telah tergeletak tak bernyawa di halaman.

Korban sempat dievakuasi ke klinik kesehatan terdekat namun nyawanya tidak dapat diselamatkan oleh tenaga medis.

Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang untuk menjalani pemeriksaan visum et repertum guna mengungkap sebab kematian.

Hasil pemeriksaan forensik mengungkap adanya luka benda tajam di area wajah serta lebam akibat benturan benda tumpul di kedua tangan korban.

Polisi menduga korban sempat melakukan perlawanan sebelum akhirnya kehilangan nyawa dalam peristiwa pembunuhan tersebut.

Hingga lebih dari satu bulan pasca kejadian, aparat kepolisian belum berhasil mengungkap motif maupun menetapkan pelaku di balik tindak kekerasan ini.

Pihak keluarga melalui akun media sosial X @rahmfaj mengungkapkan bahwa korban sempat terlibat dalam sebuah kasus sengketa tanah beberapa bulan sebelum insiden.

"Namun, beberapa bulan sebelum kejadian, korban sempat menghadapi sengketa tanah," tulis akun tersebut.

Keluarga menyatakan bahwa persoalan sengketa tanah itu memunculkan dugaan kuat adanya kaitan dengan peristiwa pembunuhan yang dialami Lidia.

"Permasalahan ini yang kemudian menimbulkan dugaan-dugaan, apakah sengketa tanah itu berkaitan dengan pembunuhan korban," tambah pernyataan dari akun keluarga.

Pihak keluarga korban menyatakan kesediaannya untuk bekerja sama dengan penyidik jika diperlukan dalam proses pengusutan kasus ini.

Keluarga hanya berharap agar keadilan dapat ditegakkan dan misteri dibalik kematian Lidia segera terungkap secara hukum.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved