Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

CCTV Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras pada Aktivis Andrie Yunus, Guntur Romli Serukan Aksi Melawan Kekerasan

Repelita Jakarta - Rekaman CCTV yang beredar luas di media sosial memperlihatkan sosok dugaan pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus, memicu kecemasan publik dan seruan aksi kolektif dari berbagai kalangan masyarakat.

Insiden ini menjadi simbol penting dalam diskursus perlindungan hak asasi manusia di Indonesia, mengingat serangan terhadap aktivis adalah serangan terhadap nilai demokrasi itu sendiri.

Aktivis dan politisi Guntur Romli menegaskan pentingnya respons cepat dari masyarakat dan aparat penegak hukum dalam menangani kasus ini.

Ia menyatakan bahwa jeritan kesakitan Andrie Yunus adalah panggilan bagi semua pihak untuk bergerak bersama melawan kekerasan terhadap aktivis HAM.

"Kita tidak boleh diam. Serangan terhadap aktivis adalah serangan terhadap nilai demokrasi dan hak asasi manusia," tulis Guntur Romli di akun resmi media sosialnya pada Jumat 13 Maret 2026.

Guntur Romli meminta pihak kepolisian untuk segera mengusut tuntas kasus ini dan menindak tegas para pelaku agar keadilan dapat ditegakkan.

Kasus tersebut juga mendapat perhatian serius dari berbagai organisasi HAM dan masyarakat sipil yang menekankan pentingnya perlindungan bagi mereka yang memperjuangkan keadilan.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mendukung proses penyelidikan yang transparan serta akuntabel.

Semua pihak berharap hukum dapat berlaku tanpa pandang bulu demi menjaga keselamatan para aktivis dan memperkuat demokrasi di Indonesia.

Sementara itu hingga berita ini diturunkan penyidik masih terus mendalami rekaman CCTV yang diduga memperlihatkan ciri-ciri pelaku penyerangan.

Keluarga korban dan rekan-rekan aktivis terus memantau perkembangan penyelidikan yang dilakukan oleh aparat kepolisian.

Dukungan moral dan doa terus mengalir dari berbagai penjuru tanah air untuk kesembuhan Andrie Yunus yang masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Masyar sipil berharap kasus ini tidak berhenti di tengah jalan dan pelaku dapat segera ditangkap serta diadili sesuai hukum yang berlaku.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved