Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Bahaya Maut di Langit Israel: Bom Klaster Iran Pecah di Udara, Pecahan Bertebaran Radius Kilometer

Gabungan visual konflik dramatis

Repelita Tel Aviv - Israel terus menghadapi serangan rudal balistik Iran setiap hari ke berbagai bagian negara dengan serangan tersebut termasuk penggunaan amunisi klaster yang pecah di udara menjadi bom-bom lebih kecil dan dianggap sangat berbahaya.

Mantan komandan Otoritas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Aaron Godiner saat wawancara dengan Maariv pada Ahad 15 Maret 2026 membahas bahaya amunisi klaster dan pecahan rudal Iran yang mengancam keselamatan warga sipil.

"Bom klaster pecah di udara pada ketinggian tinggi dan jatuh dalam radius yang luas hingga beberapa kilometer," kata Aaron Godiner mantan komandan Otoritas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Ramat Gan-Givatayim dalam wawancara dengan Maariv dilansir The Jerusalem Post.

Ketika bom-bom yang lebih kecil masing-masing berbobot antara tiga dan lima kilogram meledak bom-bom tersebut dapat menyebabkan kerusakan parah di area pemukiman.

"Kerusakan ini dapat berkisar dari penghancuran apartemen tempat tinggal jika jatuh di daerah padat penduduk hingga penghancuran kendaraan jika terkena langsung atau kerusakan signifikan akibat kebakaran dan kawah di jalan."

Bom-bom tersebut dapat menyebabkan keruntuhan dan kerusakan internal yang signifikan terhadap bangunan tempat tinggal yang menjadi sasaran serangan.

"Tingkat kerusakannya bergantung pada di mana bom tandan itu jatuh dan pada sudut berapa saat menghantam permukaan."

Godiner juga memperingatkan bahwa pecahan bom yang meledak di tanah dapat tersebar dengan lintasan yang tidak terduga membahayakan warga yang tidak waspada.

"Ini adalah salah satu alasan mengapa Komando Pertahanan Dalam Negeri secara khusus mendesak masyarakat untuk tidak mendekati atau menyentuh apa yang tampak seperti pecahan atau puing-puing pencegatan untuk menjauhkan orang lain dan untuk menghubungi polisi," tegasnya.

Ia lantas menunjukkan bahaya potensial lain yang berlaku untuk semua jenis proyektil bukan hanya amunisi tandan yaitu perilaku pengemudi saat terjadi peringatan serangan.

"Ketika pengemudi menghentikan mobil mereka di berbagai jalan setelah mendengar peringatan mereka sering menepi di bawah jembatan terdekat. Komando Pertahanan Dalam Negeri telah memperingatkan terhadap hal ini."

"Beberapa jembatan memiliki standar konstruksi yang tidak terlalu kuat," jelasnya merujuk pada kualitas beton dan baja yang digunakan untuk membangun jembatan di berbagai wilayah.

Jembatan yang dihantam bom tersebut kata ia dapat runtuh menimpa mobil di bawahnya dan menyebabkan korban jiwa yang tidak perlu.

Godiner juga menambahkan bahwa setelah peluncuran rudal dapat terjadi serpihan pencegatan seperti fragmen Iron Dome yang dapat menyebabkan kerusakan signifikan.

"Bom cluster relatif kecil tetapi fragmen pencegatan Iron Dome jauh lebih besar dan lebih berat dan fragmen tersebut memiliki berbagai ukuran," katanya memperingatkan.

Serangan rudal Iran yang terus berlanjut setiap hari telah menyebabkan kepanikan di kalangan warga Israel yang harus selalu waspada terhadap kemungkinan jatuhnya pecahan rudal.

Masyarakat diimbau untuk tidak mendekati area terdampak dan segera melapor kepada pihak berwenang jika menemukan benda mencurigakan.

Konflik yang telah memasuki hari ke-17 ini terus berlanjut dengan intensitas tinggi tanpa tanda-tanda akan segera mereda dalam waktu dekat.

Dunia internasional terus memantau perkembangan situasi yang semakin kompleks dan berpotensi memicu krisis kemanusiaan yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved