Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Ustaz Khalid Basalamah Tanya Daniel Mananta: Apa yang Menghalangi Masuk Islam? Ini Jawabannya

 Diskusi santai talkshow

Repelita Jakarta - Percakapan tentang keyakinan kembali mencuri perhatian setelah dialog antara Daniel Mananta dan Ustaz Khalid Basalamah dalam sebuah podcast menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Dalam kanal YouTube Kasisolusi keduanya terlibat diskusi terbuka mengenai keyakinan pengalaman spiritual hingga alasan seseorang memilih jalan iman tertentu.

Percakapan ini menarik perhatian karena selama beberapa tahun terakhir Daniel memang dikenal sering mengundang tokoh-tokoh Muslim untuk berdiskusi di platform miliknya.

Kebiasaan tersebut kerap memunculkan spekulasi di kalangan warganet bahwa mantan VJ MTV itu suatu saat akan memeluk Islam.

Namun dalam perbincangan tersebut Daniel menjelaskan bahwa hingga kini dirinya tetap teguh sebagai penganut Katolik.

Dalam momen yang cukup serius Ustaz Khalid Basalamah secara langsung melontarkan pertanyaan yang selama ini sering menjadi rasa penasaran banyak orang.

“Apa yang menghalangi Mas Daniel masuk Islam? Apa yang menjadi penghalangnya?” tanya Ustaz Khalid saat berbincang dengan Daniel di Youtube Kasisolusi dikutip pada Minggu 15 Maret 2026.

Pertanyaan tersebut dijawab Daniel dengan penjelasan yang cukup panjang mengenai perjalanan spiritualnya.

Ia mengaku keputusan mempertahankan keyakinannya saat ini sangat berkaitan dengan perjalanan hidup yang telah ia lalui selama ini.

"So, kalau dari saya si saya ngerasa pengalaman hidup saya, saya sempat tanya kalau misalnya saya lahir sebagai Muslim apakah saya sejatuh cinta ini sama Yesus? Kayak gitu dan jawabannya kemungkinan besar iya tetap saya jatuh cinta sama Yesus karena pengalaman-pengalaman hidup saya," ujar Daniel.

Baginya figur Yesus memiliki posisi yang sangat penting dalam kehidupannya dan Daniel bahkan menggambarkan hubungannya dengan Yesus seperti seorang rakyat kepada rajanya.

"Yang kedua, Yesus itu selalu datang dengan membawa yang namanya kerajaan Allah di dunia. Jadi sekarang ini ketika saya ditanya, 'Nil, Yesus itu siapa?' Raja saya. Dia itu raja saya. Jadi saya menyembah dia sebagai raja bahkan kalau misalnya ada teman-teman gitu yang lagi ngelihat saya sembahyang, saya sembahyangnya itu sujud, sujudnya begitu gitu karena saya ngebayanin raja masuk," jelas Daniel.

Selain itu Daniel juga mengungkapkan bahwa keyakinannya saat ini berkaitan erat dengan pengalaman spiritual yang menurutnya menyelamatkan hidupnya dari masa lalu.

"Dan yang ketiga, ini yang saya nikmatin banget dan saya ngerasa saya nggak layak gitu sebenarnya untuk ngedapetin ini. Yesus memilih saya untuk menjadi pengikutnya dan untuk dia membeli saya untuk menjadi pengikutnya, dia harus mati di kayu salib, gitu. Dia harus mati di kayu salib untuk menebus dosa saya yang selama ini udah aduh borok banget," katanya.

Meski sering berdiskusi dengan tokoh Muslim dan mempelajari berbagai sudut pandang tentang Islam Daniel menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki masalah dengan agama tersebut maupun umatnya.

"Nggak ada masalah di Islamnya gitu. Tapi justru malah guanya yang bermasalah kalau misalnya gua sampai masuk Islam. Masalahnya kayak Yesus udah begitu baik dan you know sayang sama gue sebegitunya dan lain-lain," tukasnya.

Percakapan ini menjadi viral dan memicu berbagai reaksi dari warganet yang selama ini menanti keputusan Daniel terkait keyakinannya.

Banyak yang menghargai keterbukaan Daniel dalam menjelaskan posisi imannya tanpa menyinggung pihak lain.

Diskusi lintas iman seperti ini dinilai positif untuk membangun toleransi dan saling pengertian antar umat beragama.

Daniel dikenal sebagai tokoh publik yang aktif membahas isu-isu spiritual dan sering mengundang berbagai tokoh agama di platformnya.

Sikapnya yang terbuka dan penuh rasa hormat terhadap keyakinan lain mendapat apresiasi dari berbagai kalangan.

Ustaz Khalid Basalamah juga menunjukkan sikap yang santun dalam berdialog meskipun berbeda keyakinan.

Momen ini menjadi contoh baik bagaimana perbedaan keyakinan dapat didiskusikan secara dewasa di ruang publik.

Warganet berharap akan lebih banyak lagi dialog lintas iman seperti ini untuk memperkuat kerukunan umat beragama di Indonesia.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved