Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Usai Dipuji Donald Trump di Forum Internasional, Gus Hilmi Firdausi Desak Prabowo Buktikan Peran Nyata Indonesia untuk Kemerdekaan Palestina

 Profil Gus Hilmi Firdausi, Akui Malu Lihat Penceramah Malah Rendahkan Orang  Lain

Repelita Jakarta - Pujian Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap Presiden Prabowo Subianto di forum internasional bukan sekadar penghormatan diplomatik biasa melainkan peluang strategis bagi Indonesia untuk menunjukkan peran nyata dalam perjuangan kemerdekaan Palestina.

Cendekiawan Nahdlatul Ulama Gus Hilmi Firdausi menegaskan bahwa momen tersebut harus dijawab dengan langkah konkret dan tegas dari pemerintah Indonesia dalam membela hak-hak rakyat Palestina.

Presiden Prabowo Subianto menghadiri pertemuan perdana Board of Peace (BoP) di United States Institute of Peace, Washington D.C., pada Kamis (19/2/2026) untuk membahas berbagai isu global.

Indonesia bukan hanya hadir sebagai peserta melainkan mengambil peran aktif dalam menentukan arah rekonstruksi Gaza pascakonflik yang telah berlangsung lama.

Dalam forum tersebut Donald Trump secara terbuka memuji Prabowo dengan pernyataan yang mengejutkan banyak pihak di ruang pertemuan.

"Seorang yang sangat saya sukai, dia benar-benar tangguh. Saya tidak ingin berhadapan dengannya. Presiden Prabowo Subianto dari Indonesia," kata Trump di hadapan para pemimpin dunia.

Pernyataan ini menjadi sorotan media internasional dan dianggap sebagai pengakuan atas posisi strategis Indonesia di kancah geopolitik global.

Gus Hilmi Firdausi memandang pujian Trump sebagai momentum emas bagi Indonesia untuk membuktikan komitmennya terhadap kemerdekaan Palestina yang selama ini hanya menjadi retorika.

"Mumpung dipuji begini, saatnya Pak Prabowo membuktikan bahwa Indonesia bisa berperan penting untuk kemerdekaan Palestina," katanya melalui cuitan di X, Jumat (20/2/2026).

Lebih lanjut Gus Hilmi mendorong agar Indonesia mengambil sikap tegas jika Israel kembali melakukan agresi militer terhadap Gaza di masa mendatang.

"Menegur Israel jika melakukan serangan lagi ke Gaza bahkan keluar dari BoP jika Israel tetap membandel," jelasnya dalam cuitan yang mendapat banyak respons warganet.

Selain sikap diplomatik Gus Hilmi juga menyoroti pengiriman pasukan perdamaian Indonesia ke wilayah konflik Timur Tengah.

Ia berharap pasukan tersebut benar-benar menjalankan tugas mulia melindungi warga sipil Palestina dan tidak menyimpang dari tujuan awal pengiriman.

"Dan semoga pasukan perdamaian Indonesia yang dikirim benar-benar untuk melindungi warga di sana," pungkasnya mengakhiri rangkaian cuitan.

Pemerintah Indonesia sendiri menegaskan bahwa keterlibatan di Board of Peace bukan sekadar seremoni diplomatik tanpa makna.

Indonesia berkomitmen untuk memengaruhi kebijakan perdamaian yang berorientasi pada pemulihan masyarakat sipil, pembangunan institusi, serta penghormatan hak rakyat Palestina.

Prinsip solusi dua negara tetap menjadi landasan utama Indonesia dalam menuju perdamaian yang adil dan berkelanjutan di kawasan Timur Tengah.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved