Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Prabowo Diminta Copot Jaksa Agung Burhanuddin Usai Akui Oknum Jaksa Kuasai Aset Sitaan Pribadi

 Heboh Prabowo Geser Kejagung ST Burhanuddin, Begini Penjelasannya -  telisik.id

Repelita Jakarta - Pakar hukum pidana Universitas Trisakti Abdul Ficar Hadjar mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk segera menegur Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin terkait dugaan penyalahgunaan aset sitaan oleh oknum jaksa untuk kepentingan pribadi.

Desakan tersebut disampaikan Abdul Ficar Hadjar ketika dihubungi pada Senin 16 Februari 2026 dikutip dari Inilah.com.

Menurutnya presiden perlu memberikan peringatan tegas kepada Jaksa Agung agar kasus ini tidak merusak citra pemerintahan baru di mata masyarakat luas.

Abdul Ficar bahkan menyarankan langkah lebih jauh yaitu mengganti jabatan Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin jika diperlukan untuk menunjukkan keseriusan penegakan hukum.

Ia menilai pengakuan Jaksa Agung tentang adanya oknum jaksa yang menempati aset sitaan secara pribadi telah menurunkan kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum dan pemerintah.

Pernyataan Jaksa Agung tersebut disampaikan saat peringatan hari ulang tahun Badan Pemulihan Aset di Kejaksaan Agung Jakarta pada Kamis 12 Februari 2026.

Burhanuddin mengakui masih ada jaksa yang mendiami aset sitaan seperti apartemen di Jakarta Pusat seolah berharap barang tersebut dilupakan seiring berjalannya waktu.

Fenomena serupa tidak hanya terjadi di ibu kota melainkan juga tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Ia mencontohkan bahwa aset-aset tersebut seharusnya tidak dikuasai secara pribadi melainkan hanya boleh dipinjam pakai untuk keperluan operasional kejaksaan jika memenuhi prosedur resmi.

Burhanuddin menyebut dirinya mengetahui secara pasti keberadaan beberapa aset yang dikuasai oknum jaksa dan meminta jajarannya untuk menelusuri serta mengambil tindakan tegas.

Jaksa Agung juga menyoroti banyaknya aset sitaan yang tercecer tanpa pengelolaan yang baik sehingga memerlukan pembenahan pendataan dan perawatan segera oleh Badan Pemulihan Aset.

Ia menekankan pentingnya menjaga kerahasiaan daftar aset sitaan agar tidak bocor ke publik yang dapat memicu permintaan pinjam pakai dari berbagai pihak termasuk pejabat daerah.

Menurut Burhanuddin kebocoran informasi justru membuat aset negara dimanfaatkan pihak luar padahal seharusnya dipelihara dengan baik untuk kemudian dilelang demi kepentingan negara.

Di akhir sambutannya ia meminta Kepala Badan Pemulihan Aset Kuntadi memastikan perawatan aset dilakukan secara optimal termasuk pemasangan exhaust fan dan penutup pada kendaraan agar nilai lelang tidak turun.

Pengakuan terbuka Jaksa Agung ini langsung menuai sorotan tajam dari publik dan berbagai kecaman bermunculan di media sosial.

Kejadian ini dinilai memperburuk persepsi masyarakat terhadap integritas penegak hukum di tengah upaya pemerintah membangun kepercayaan publik.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved