Repelita Nabire - Tim gabungan TNI dan Polri sedang melakukan upaya evakuasi terhadap karyawan PT Kristalin Nabire termasuk dua puluh enam warga negara China yang berada di area penambangan emas Legari Kabupaten Nabire Papua Tengah.
Evakuasi tersebut dilaksanakan setelah kawasan penambangan diserang oleh kelompok kriminal bersenjata pimpinan Aibon Kogoya yang menyebabkan dua orang meninggal dunia.
Kapolres Nabire AKBP Samuel Tatiratu menyatakan bahwa saat ini pihak keamanan masih berupaya mengevakuasi karyawan serta warga negara asing dari lokasi penambangan pada Minggu 23 Februari 2026.
Ia menambahkan bahwa evakuasi juga mencakup para pendulang emas di sekitar Kali Musairo mengingat sebelumnya pada Sabtu 21 Februari 2026 sudah berhasil dievakuasi sekitar tujuh puluh lima orang.
Tindakan evakuasi dilakukan secara intensif guna mencegah terulangnya gangguan keamanan oleh kelompok bersenjata di wilayah tersebut.
Saat ini kami masih berupaya mengevakuasi karyawan maupun para pendulang yang ada di sekitar Kali Musairo Legari katanya.
Mengenai identitas jenazah yang ditemukan di tempat kejadian perkara Kapolres Nabire mengaku belum menerima laporan hasil identifikasi dari RSUD Nabire.
Saya masih berada di Legari dan hingga kini belum dapat laporan tentang hasil autopsi terhadap jenazah yang ditemukan di Pos PT Kristalin ujar Kapolres.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

