Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Purbaya: Pertumbuhan RI 2025 Kalah dari Vietnam-Malaysia, Tapi Fiskal Lebih Sehat dan Hati-hati

 

Repelita Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2025 tercatat lebih rendah dibandingkan dua negara tetangga yaitu Vietnam dan Malaysia.

Realisasi pertumbuhan ekonomi nasional mencapai lima koma sebelas persen sementara Vietnam berhasil mencatat lonjakan hingga delapan koma nol dua persen dan Malaysia tumbuh sebesar lima koma satu tujuh persen.

Meski demikian Purbaya menekankan bahwa capaian impresif kedua negara tersebut diperoleh dengan mengorbankan kestabilan fiskal yang lebih berat dibandingkan Indonesia.

Defisit anggaran Indonesia berhasil dijaga pada tingkat dua koma sembilan dua persen terhadap Produk Domestik Bruto sedangkan defisit Vietnam mencapai tiga koma enam persen dan Malaysia membengkak hingga enam koma empat satu persen dari PDB.

Jadi dia Vietnam dan Malaysia bayar pertumbuhan itu dengan ongkos yang besar sekali dibanding kita ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN Kita di Kantor Kementerian Keuangan Jakarta pada Senin 23 Februari 2026.

Ia menambahkan bahwa jika dibandingkan dengan standar internasional mengenai batas aman defisit maksimal tiga persen dari PDB maka Vietnam dan Malaysia telah melampaui ambang tersebut.

Sebaliknya Indonesia berhasil mendorong pertumbuhan ekonomi sambil tetap menjaga prinsip kehati-hatian fiskal yang ketat.

Jadi kita bisa menciptakan pertumbuhan dengan memastikan prinsip kehati-hatian tetap terjaga jadi kita lebih jago dari negara-negara itulah ungkapnya.

Purbaya juga menyampaikan bahwa ekonomi global pada tahun 2025 menunjukkan ketahanan yang cukup kuat terutama didorong oleh kinerja negara-negara berkembang.

Pemerintah berkomitmen terus memitigasi berbagai risiko dan dinamika global agar pertumbuhan domestik tetap terjaga solid sepanjang tahun ini.

Ia menegaskan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara akan terus berfungsi sebagai peredam gejolak ekonomi yang responsif namun tetap terukur dalam menghadapi fluktuasi.

Kalau kita down ekonominya turun kita kasih stimulus tapi kehati-hatian fiskal tidak kita tinggalkan katanya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved