Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Sorotan Atribut Partai Gerindra Bertabrakan dengan Arahan Penertiban Spanduk Prabowo.

 Bendera Partainya Penuhi Jalan, Admin Gerindra Tanggapi Protes Netizen: Bulan Februari Ultah

Repelita Jakarta - Keberadaan bendera dan atribut Partai Gerindra yang terpasang di berbagai lokasi mendapat sorotan publik, terutama di media sosial.

Sorotan ini mengemuka setelah Presiden Prabowo Subianto menyerukan penertiban spanduk dan baliho yang mengganggu pemandangan kota dalam sebuah rapat koordinasi.

Di Jakarta, bendera Partai Gerindra terlihat dipasang di sejumlah flyover seperti di kawasan Kuningan dan Slipi dengan jumlah yang cukup banyak.

Selain bendera, banyak pula spanduk dari kader partai yang terpampang di berbagai ruas jalan di wilayah Ibu Kota.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung telah menyatakan sikap tegas terhadap pemasangan atribut partai politik di fasilitas umum.

Pramono melarang keras praktik pemasangan atribut partai di jalan-jalan karena dianggap mengganggu kelancaran lalu lintas.

Ia menyatakan komitmennya untuk menertibkan semua atribut yang dipasang di flyover dan lokasi publik lainnya di wilayah Jakarta.

Sikap tersebut diambil sebagai bentuk dukungan terhadap arahan Presiden Prabowo untuk membersihkan jalan dari spanduk dan baliho.

Pramono menegaskan bahwa penertiban ini akan dilaksanakan sepenuhnya untuk mewujudkan Jakarta yang lebih rapi dan bersih.

Sementara itu, akun resmi Partai Gerindra aktif menanggapi berbagai komentar netizen yang mengkritik banyaknya atribut partai mereka.

Admin partai memberikan penjelasan bahwa pemasangan atribut tersebut terkait dengan perayaan hari ulang tahun partai yang jatuh pada bulan Februari.

Melalui kolom komentar di berbagai unggahan, admin meminta maaf atas keberadaan atribut yang banyak tersebut.

Dijelaskan pula bahwa semua atribut akan segera diturunkan setelah masa perayaan ulang tahun partai selesai.

Partai Gerindra genap berusia delapan belas tahun pada tanggal enam Februari dan merayakannya dengan berbagai kegiatan.

Sorotan netizen muncul karena dianggap terdapat ketidaksesuaian antara banyaknya atribut partai dengan seruan penertiban dari presiden.

Beberapa unggahan di media sosial membandingkan pernyataan Presiden Prabowo dengan realitas di lapangan yang menunjukkan banyaknya bendera partainya.

Kritik tersebut menyoroti pentingnya konsistensi antara kebijakan yang disampaikan dengan implementasi di tingkat tapak.

Permasalahan atribut partai di ruang publik menjadi perhatian karena berkaitan dengan tata kota dan estetika lingkungan.

Penertiban atribut partai dinilai perlu untuk menciptakan tata ruang kota yang lebih tertib dan tidak dipenuhi kepentingan politik praktis.

Diharapkan semua pihak dapat mematuhi aturan yang berlaku terkait pemasangan atribut di fasilitas umum dan ruang publik.

Koordinasi antara pemerintah daerah dengan partai politik diperlukan untuk menciptakan keselarasan antara kegiatan partai dan ketertiban kota.

Pemasangan atribut yang berlebihan dapat menimbulkan kesan dominasi kepentingan politik di ruang publik yang seharusnya netral.

Masyarakat mengharapkan adanya konsistensi dalam penerapan aturan untuk semua pihak tanpa terkecuali.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved