Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Prabowo Balas Kritik MBG Pemborosan: Dana dari Penghematan Anti-Korupsi, Bukan Beban Negara

 

Repelita Jakarta - Presiden Prabowo Subianto langsung menjawab kritik yang menyebut program Makan Bergizi Gratis sebagai pemborosan anggaran negara saat menghadiri acara groundbreaking 1.179 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di Palmerah Jakarta pada hari Jumat.

Prabowo Subianto menyatakan bahwa sejak awal sudah ada kelompok yang meragukan keberhasilan program tersebut dan memprediksi kegagalan serta menuduh MBG hanya menghambur-hamburkan uang negara.

Ia menegaskan bahwa tudingan itu tidak berdasar karena dana MBG sepenuhnya berasal dari hasil penghematan dan efisiensi belanja pemerintah tanpa menambah beban baru pada keuangan negara.

Prabowo Subianto menjelaskan bahwa uang yang dipakai untuk program ini adalah hasil penghematan ketat yang jika tidak dihemat berpotensi dimakan korupsi serta disalahgunakan untuk memperkaya segelintir oknum pribadi.

Ia mengungkapkan bahwa pemerintah telah memangkas berbagai kegiatan tidak produktif seperti rapat berlebihan seminar serta perjalanan dinas yang kurang memberikan manfaat langsung bagi rakyat.

Langkah penghematan tersebut dilakukan untuk mengurangi kebocoran anggaran serta mencegah praktik korupsi yang selama ini merugikan keuangan negara.

Dana hasil efisiensi itu kemudian dialihkan ke program-program prioritas yang benar-benar berdampak nyata terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Prabowo Subianto menekankan bahwa MBG bukan sekadar bantuan sementara melainkan investasi jangka panjang untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak serta kelompok rentan lainnya.

Ia menambahkan bahwa kekurangan gizi dapat menghambat perkembangan sel tubuh termasuk sel otak tulang dan otot sehingga anak tidak tumbuh optimal.

Prabowo Subianto juga menyentil masalah stunting yang sempat mencapai sekitar 25 persen pada anak-anak Indonesia dan menjadi bagian dari lingkaran kemiskinan yang harus diputus.

Presiden menyadari bahwa kritik terhadap kebijakan publik adalah hal biasa dalam demokrasi namun ia berharap masyarakat melihat MBG sebagai upaya strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia generasi mendatang.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved