
Repelita Jakarta - Seorang warga negara Indonesia bernama Kezia Syifa menjadi sorotan luas masyarakat setelah diketahui bergabung sebagai anggota Army National Guard Amerika Serikat.
Kabar tersebut memicu perdebatan hangat di kalangan netizen karena status kewarganegaraannya sebagai WNI yang memilih berkarier militer di negara asing.
Sebuah video yang beredar luas di media sosial menampilkan penjelasan Kezia mengenai alasan bergabung dengan pasukan tersebut namun video itu ternyata merupakan kreasi kecerdasan buatan atau AI.
Dalam video tersebut sosok Kezia menyatakan bahwa menjadi tentara di Indonesia sangat sulit karena memerlukan pengeluaran dana ratusan juta rupiah.
Jadi alasan aku kenapa mau jadi tentara Amerika yang pertama adalah jadi tentara di Indonesia itu sulit guys harus keluarin duit ratusan juta yang kedua karena kita semua pasti tahulah di sana itu penghasilannya lebih besar dan jenjang karir yang lebih pasti ya ujar sosok AI tersebut seperti terlihat pada akun Instagram @abid.4992 Kamis 22 Januari 2026.
Ia juga menyebutkan bahwa penghasilan serta peluang karir di militer Amerika jauh lebih menjanjikan dibandingkan di Indonesia.
Alasan lain yang disampaikan adalah keinginan untuk terus belajar dan melakukan hal-hal yang sulit diwujudkan jika tetap berada di tanah air.
Walaupun sekarang status WNI aku dicabut tapi aku berharap suatu hari nanti aku bisa balik lagi ke Indonesia sebagai warga sipil jelas sosok tersebut dalam video AI.
Selain itu video lain yang menampilkan momen perpisahan emosional seorang ibu dengan anak perempuannya yang mengenakan seragam militer Amerika Serikat dan berhijab juga menjadi viral.
Setelah ditelusuri perempuan muda dalam video perpisahan itu adalah Kezia Syifa yang ternyata WNI dan kini menjadi perbincangan karena keputusannya bergabung dengan militer AS.
Kejadian ini memancing rasa penasaran sekaligus berbagai tanggapan dari masyarakat terkait pilihan karier dan status kewarganegaraan Kezia.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

