Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

[HEBOH] Pasha Ungu Soroti Lonjakan Petugas TNI-Polri Haji 2026: Dari 75 Jadi 183, Ada Apa?

 

Repelita Jakarta - Rapat kerja Komisi VIII DPR RI bersama Menteri Haji dan Umrah Mochammad Irfan di Kompleks Parlemen Senayan pada Rabu 21 Januari 2026 mendadak memanas setelah anggota DPR dari Fraksi PAN Sigit Purnomo Said atau Pasha Ungu menyampaikan kritik tajam terkait lonjakan jumlah personel TNI dan Polri yang dilibatkan sebagai petugas haji tahun 2026.

Pasha menyoroti peningkatan signifikan personel berseragam tersebut dan meminta penjelasan terbuka dari pemerintah mengenai alasan di balik kebijakan itu.

Ia mempertanyakan sejauh mana keterlibatan TNI dan Polri dalam penyelenggaraan haji beserta jumlah pasti serta tugas spesifik yang diemban oleh aparat keamanan di lapangan.

Ini sebenarnya sudah sampai di mana soal petugas haji melibatkan kawan-kawan TNI Polri jumlahnya berapa dan sebenarnya spesifikasinya di mana TNI Polri ini kata Pasha.

Data yang disampaikan Kementerian Agama menunjukkan bahwa pada tahun sebelumnya hanya ada 75 personel TNI-Polri yang bertugas sedangkan untuk musim haji 2026 jumlahnya melonjak menjadi 183 orang atau meningkat lebih dari seratus persen.

Lonjakan drastis ini langsung memicu pertanyaan publik mengenai urgensi serta peran sebenarnya dari penambahan personel keamanan dalam pelayanan ibadah haji tahun depan.

Pasha menegaskan bahwa dirinya dan Fraksi PAN siap memberikan dukungan penuh apabila keterlibatan TNI dan Polri memang diperlukan untuk meningkatkan kualitas layanan serta perlindungan jemaah.

Kami secara pribadi PAN memberikan dukungan penuh bilamana memang ada keterlibatan fungsi TNI Polri ujarnya.

Namun dukungan tersebut disertai syarat tegas bahwa pemerintah wajib memberikan penjelasan rinci mengenai struktur penugasan alasan kenaikan jumlah personel serta fungsi konkret yang dijalankan di Arab Saudi.

Menurut Pasha tanpa keterbukaan informasi yang memadai peningkatan jumlah personel ini berpotensi memunculkan persepsi negatif serta berbagai spekulasi di masyarakat luas.

Isu penambahan TNI dan Polri dalam penyelenggaraan haji langsung menjadi perbincangan hangat di kalangan publik mengingat layanan ini menyangkut jutaan jemaah Indonesia setiap tahunnya.

Masyarakat kini menanti penjelasan lengkap dari pemerintah mengenai pertimbangan strategis di balik kebijakan tersebut apakah murni untuk optimalisasi layanan keamanan jemaah atau ada faktor lain yang belum diungkap.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved