Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Paulus Anak Luhut Pandjaitan Jabat Danbrigif 18/Trisula, Luhut Hampir Menangis

Repelita Jakarta - Paulus Pandjaitan putra Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan resmi dilantik menjadi Komandan Brigade Infanteri Para Raider 18/Trisula dalam upacara yang berlangsung emosional bagi sang ayah.

Pelantikan tersebut menjadi momen istimewa bagi Luhut karena bertepatan dengan sejarah Brigade 18 yang pernah terlibat operasi lintas udara di Timor Timur pada 7 Desember 1975 saat ia bertugas di Linud Grup 1 Nanggala 5.

Spesial juga hari ini anak saya dilantik jadi Komandan Brigade Infanteri Brigif Para Raider 18/Trisula menjadi istimewa karena waktu operasi 7 Desember 1975 Linud di Tim-Tim Grup 1 Nanggala 5 itu bersamaan dengan Brigade 18 terjunnya kata Luhut dikutip dari akun media sosialnya pada Kamis 22 Januari 2026.

Pelantikan Paulus juga menjadi ajang reuni bagi rekan-rekan Luhut sesama prajurit yang pernah terjun dalam operasi tersebut sehingga suasana semakin penuh kenangan dan kebanggaan.

Jadi tadi waktu serah terima saya ajak juga teman-teman saya dulu yang ikut dalam operasi Linud di Timor-Timur banyak mereka yang masih hidup dan kami dulu ketemunya di Marshalling Area di Lanud Iswahyudi Madiun ujarnya.

Luhut menekankan bahwa Brigade Infanteri Raider 18 memiliki rekam jejak panjang serta reputasi kuat dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia selama ini.

Jadi tadi seperti reuni dan saya banggalah Paulus bisa jadi Komandan Brigade 18 yang punya sejarah panjang menumpas berbagai masalah di Republik ini Brigade ini saya lihat Brigade yang punya reputasi satu kehormatan buat keluarga kami bahwa Paulus menjadi Komandan Brigade 18 Raider ucapnya.

Meskipun kini mendukung penuh karier militer anaknya Luhut mengaku semula tidak menyukai pilihan Paulus menjadi prajurit TNI karena berbagai pertimbangan.

Saya sudah bilang Paulus sebenarnya saya tidak suka Paulus dulu jadi tentara tapi itulah perjalanan hidup katanya.

Namun karena kegigihan Paulus Luhut akhirnya mengalah dengan syarat Paulus harus masuk Kopassus sehingga Paulus menjalani proses seleksi hingga lolos.

Dia tetap ngotot untuk jadi tentara ya sudah tapi kita deal asal kamu masuk Kopassus gitu jadi dia masuk Kopassus tuturnya.

Luhut juga mengingatkan bahwa menjadi tentara memerlukan kesiapan menghadapi penderitaan dan bukan hanya mengejar kenikmatan semata.

Luhut menyampaikan ketertarikan Paulus terhadap dunia militer sudah terlihat sejak kecil karena sering diajak menyaksikan latihan militer di Markas Sat-81 Bugis.

Iya itu memang lucu karena saya Dan Sat-81 waktu itu Paulus masih kecil kan jadi setiap ada nembak setiap latihan saya ajak dia untuk lihat-lihat di Bugis Markas Sat-81 ujar Luhut.

Ia menyadari bahwa sering mengajak anak melihat pekerjaan bisa memengaruhi minat anak terhadap profesi orang tua sehingga Paulus terobsesi menjadi prajurit.

Itu mungkin yang membuat dia terobsesi jadi kita ini bahaya juga kalau anak kita terus melihat pekerjaan kita ini bisa jadi terobsesi untuk menjadi begitu katanya.

Luhut terharu melihat pencapaian Paulus yang kini berpangkat Letnan Kolonel setelah melalui berbagai penugasan di Papua Lebanon hingga misi PBB.

Nah itulah kebetulan dia pengen jadi tentara saya beritahu saya ingatkan dia tentara itu enggak gampang lalu dia bilang saya janji saya akan lalui yasudah tadi itu dealnya tadi saya juga nyaris meneteskan air mata karena Tuhan kasih kesempatan buat dia untuk jadi komandan ujarnya.

Ia berpesan agar Paulus menjaga keteladanan disiplin serta mencintai dan melindungi anak buahnya dalam menjalankan tugas kepemimpinan.

Jadi kamu harus mencintai anak buahmu memberikan teladan contoh secara fisik secara mental secara ilmu pengetahuan ucap Luhut.

Luhut menegaskan loyalitas dan disiplin sebagai kunci utama seorang prajurit terutama dalam Kopassus yang menjadikan disiplin sebagai nafas hidup.

Jadi jangan pernah kamu cederai loyalitasmu pada negara loyalitasmu pada institusi brigademu disiplinmu karena kuncinya itu disiplin karena di Kopassus itu disiplin adalah nafasku dan itu benar banget tegasnya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok



Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved