Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

[VIRAL] Video 'Detik-detik Terakhir' Kokpit ATR 42-500 di Media Sosial Ternyata Rekaman Lama dan Tidak Berkaitan dengan Kecelakaan

 

Repelita Pangkep - Tujuh hari setelah kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, seluruh korban telah berhasil ditemukan.

Proses evakuasi jenazah dari lokasi kejadian masih terus dilakukan oleh tim gabungan SAR.

Di tengah situasi tersebut, beredar luas sebuah video yang diklaim sebagai rekaman suasana dalam kokpit sebelum pesawat jatuh.

Video itu menyebar melalui berbagai akun media sosial termasuk platform TikTok dengan narasi yang menyesatkan.

Narasi yang menyertai video menyebutnya sebagai detik-detik terakhir penerbangan IAT rute Yogyakarta menuju Makassar.

Tim pengecekan fakta telah melakukan verifikasi mendalam terhadap klaim yang beredar tersebut.

Hasil investigasi memastikan bahwa video tersebut bukan rekaman dari insiden kecelakaan tanggal 17 Januari 2026.

Video tersebut ternyata merupakan konten lama yang direkam pada tanggal 11 Oktober 2025.

Konten itu pertama kali diunggah oleh akun TikTok milik Muhammad Dadan Ramadhan.

Dadan merupakan personel penunjang operasi penerbangan di perusahaan PT Indonesia Air Transport.

Saat video direkam, pesawat dikendalikan oleh Kapten Andy Dahananto bersama M Farhan Gunawan.

Total terdapat tujuh kru di dalam pesawat pada saat video tersebut dibuat.

Penerbangan itu berlangsung secara normal dari Bandara Sultan Hasanuddin di Makassar.

Muhammad Dadan Ramadhan tidak bertugas dalam penerbangan nahas ATR 42-500 bulan Januari 2026.

Namun Kapten Andy Dahananto kembali menjadi pilot pada penerbangan yang berakhir tragis tersebut.

Video lama itu kemudian disebarkan ulang tanpa disertai konteks waktu yang jelas dan akurat.

Penyebaran tanpa konteks menciptakan kesan seolah-olah itu adalah momen sebelum kecelakaan terjadi.

Praktik seperti ini dinilai dapat mengacaukan informasi di tengah masa duka dan proses evakuasi.

Sampai laporan terakhir, tim SAR telah menemukan delapan jenazah dari total sepuluh korban.

Dua jenazah telah berhasil diidentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification Polri.

Kedua korban yang teridentifikasi adalah pramugari Florencia Lolita Wibisono dan pegawai KKP Deden Maulana.

Delapan jenazah lainnya masih menjalani proses evakuasi dan identifikasi lebih lanjut.

Kesimpulan dari penelusuran fakta menyatakan video tersebut memiliki konteks yang keliru.

Video itu tidak memiliki keterkaitan langsung dengan insiden kecelakaan di Gunung Bulusaraung.

Masyarakat diimbau untuk lebih cermat dan kritis dalam menerima informasi dari media sosial.

Verifikasi terhadap setiap informasi sangat penting untuk mencegah penyebaran berita tidak benar.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved