Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Rusdi Masse Hengkang, Pengamat Ungkap Tiga Efek Risiko Bagi Nasdem Sulsel, Golkar Elus Dada?

 

Repelita Makassar - Rusdi Masse memutuskan untuk hengkang dari Partai Nasdem setelah satu dekade mengabdi.

Bendahara Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Nasdem Ahmad Sahroni mengonfirmasi secara resmi kepergian Rusdi Masse tersebut.

Keberangkatan Rusdi Masse memunculkan analisis mendalam dari para pengamat politik mengenai masa depan partai di Sulawesi Selatan.

Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Parameter Publik Indonesia Ras MD mengungkapkan tiga efek risiko yang akan dihadapi partai.

Risiko pertama adalah runtuhnya gelembung prestasi yang selama ini dibangun dengan susah payah di bawah kepemimpinan Rusdi Masse.

Di bawah kepemimpinannya Partai Nasdem berhasil mencatat prestasi luar biasa dengan menggeser dominasi Partai Golkar di wilayah itu.

Khususnya di daerah pemilihan yang meliputi Sidrap Pinrang dan Enrekang efek kepemimpinan Rusdi Masse dinilai sangat maksimal.

Risiko kedua adalah melemahnya koordinasi dan mobilisasi politik di tingkat akar rumput setelah kepergian figur karismatik tersebut.

Hilangnya sosok dengan kharisma kuat dapat membuat partai kehilangan mesin politik yang selama ini berjalan sangat efektif.

Interaksi antar kader strategi lokal dan mobilisasi suara dari tingkat desa hingga kabupaten berpotensi mengalami penurunan signifikan.

Kondisi ini akan semakin parah apabila kader kader inti yang selama ini setia juga ikut berpindah meninggalkan partai.

Risiko ketiga adalah potensi perpindahan dukungan massa mengikuti langkah politik yang akan diambil oleh Rusdi Masse ke depan.

Jika Rusdi Masse memutuskan bergabung dengan partai lain seperti Partai Solidaritas Indonesia maka loyalisnya bisa berpindah dukungan.

Artinya Partai Nasdem di Sulawesi Selatan akan mengalami defisit dukungan sebesar pengaruh yang selama ini dimiliki oleh Rusdi Masse.

Menghadapi situasi tersebut Partai Golkar di Sulawesi Selatan dinilai bisa bernapas lega dan mengelus dada melihat peluang yang terbuka.

Peluang untuk merebut kembali kejayaan di wilayah itu terbuka lebar jika Partai Golkar mampu melakukan pembenahan internal.

Momentum musyawarah daerah yang akan datang menjadi kesempatan emas bagi Partai Golkar untuk bangkit kembali.

Analisis ini disampaikan melalui keterangan tertulis pada hari Sabtu tanggal dua puluh empat Januari sebagai bahan evaluasi politik.

Sementara itu posisi ketua Dewan Pimpinan Wilayah yang ditinggalkan telah diserahkan kepada Syaharuddin Alrif.

Syaharuddin Alrif akan didampingi oleh Andi Rachmatika Dewi yang dipercaya sebagai sekretaris wilayah dalam kepengurusan baru.

Surat keputusan tentang pergantian kepemimpinan ini diterbitkan sehari setelah kepastian kepergian Rusdi Masse diumumkan.

Dokumen resmi tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Nasdem Saan Mustopa di Jakarta.

Penyerahan dilaksanakan pada hari Jumat tanggal dua puluh tiga Januari di kantor pusat partai dengan dihadiri sejumlah pengurus.

Dinamika internal partai ini menjadi perhatian serius mengingat pemilihan umum berikutnya masih memiliki jarak waktu yang cukup panjang.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved