
Repelita Jakarta - Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia Ahmad Ali menilai Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berpotensi menjadi kontestan kuat dalam Pemilihan Presiden tahun dua ribu dua puluh sembilan.
Menurutnya Gibran Rakabuming Raka dapat menjadi kompetitor yang cukup kuat dalam kontestasi politik tingkat nasional tersebut.
"(Gibran) Bisa menjadi kompetitor kompetitor yang cukup kuat menurut saya kalau saya sih sederhana saja emang ada calon presiden lebih baik daripada Gibran?" kata Ahmad Ali.
Pernyataan ini disampaikannya dalam sebuah siaran podcast yang dilansir melalui platform video pada hari Sabtu tanggal dua puluh empat Januari.
Mantan Wakil Ketua Umum Partai Nasdem itu mengatakan modal politik dan pengalaman Gibran Rakabuming Raka tergolong paling komplet.
Dia membandingkan pengalaman Gibran Rakabuming Raka dengan calon potensial lain yang disebut sebut akan ikut dalam kontestasi.
Pada tahun dua ribu dua puluh sembilan nanti Gibran Rakabuming Raka baru akan berusia empat puluh dua tahun.
Meski relatif muda dia telah memiliki pengalaman strategis sebagai wali kota selama satu periode penuh lima tahun.
Selain itu dia juga akan menyelesaikan masa jabatannya sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia selama lima tahun.
"Emang dari nama nama yang disebut ada enggak yang pernah punya pengalaman jadi wali kota artinya dari mereka mereka itu belum ada yang pernah dipilih oleh rakyat," sebut Ahmad Ali.
Sebelumnya Ahmad Ali juga menyebutkan bahwa partainya telah mempersiapkan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia Kaesang Pangarep.
Kaesang Pangarep yang merupakan adik kandung Gibran Rakabuming Raka disiapkan sebagai pemimpin masa depan Indonesia.
Dia dipersiapkan untuk suatu saat nanti dapat menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia sesuai dengan visi partai.
Menurut Ahmad Ali saat ini Kaesang Pangarep memang belum bersedia untuk dicalonkan dalam kontestasi politik tingkat nasional.
Namun dia tidak menutup kemungkinan bahwa dalam sepuluh tahun ke depan pemikiran tersebut dapat berubah secara signifikan.
"Siapa tahu ketua umum kita Partai Solidaritas Indonesia ini sepuluh tahun yang akan datang jadi presiden kita siapa tahu," kata Ahmad Ali.
Pernyataan ini disampaikannya dalam rapat koordinasi wilayah Partai Solidaritas Indonesia se Sulawesi Tenggara di Kendari.
Ahmad Ali mengakui bahwa saat ini Kaesang Pangarep mungkin belum menunjukkan ketertarikan untuk maju sebagai calon presiden.
Namun dia mengingatkan bahwa perjalanan politik seseorang bisa berubah kapan saja sesuai dengan dinamika yang terjadi.
"Manusia boleh berencana Allah yang menentukan hari ini belum tentu mau dipaksa juga dia tidak mau namun kalau takdir Allah yang menentukan siapa yang mau tolak?" ucapnya.
Partai Solidaritas Indonesia terus melakukan persiapan dan kaderisasi untuk menghadapi berbagai kemungkinan dalam peta politik nasional.
Mereka berusaha membangun basis dukungan yang kuat dengan menawarkan wajah wajah baru dalam perpolitikan Indonesia.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

