Repelita Teheran - Organisasi Intelijen Korps Garda Revolusi Islam mengungkapkan bahwa demonstrasi yang berujung kekerasan di Iran diatur oleh struktur komando gabungan.
Struktur tersebut dibentuk oleh sepuluh badan intelijen asing yang berkoordinasi dalam operasi khusus.
Meskipun dikerahkan dan dipandu oleh badan intelijen asing, Iran menegaskan bahwa para agen tersebut telah berhasil dikalahkan.
Dalam pernyataan resmi tentang perkembangan yang disebut sebagai pemberontakan Amerika-Zionis, organisasi itu memberikan penjelasan.
Insiden teroris tersebut dirancang sebagai kelanjutan dari perang dua belas hari yang terjadi pada Juni 2025.
Operasi tersebut dilakukan secara tergesa-gesa di bawah tekanan dampak kegagalan strategis pihak musuh.
Rencana yang lebih luas dari Amerika Serikat dan Israel pada akhirnya mengalami kegagalan total.
Kegagalan itu disebabkan oleh kesiapan badan keamanan dan penegak hukum Iran serta kewaspadaan rakyat.
Ruang komando musuh terdiri dari sepuluh badan intelijen asing yang saling bersaing.
Mereka ditugaskan untuk melakukan operasi teroris di dalam wilayah Iran setelah perang dua belas hari.
Dokumen dan intelijen yang diperoleh dari ruang komando tersebut menunjukkan tiga pilar operasi.
Pertama adalah memicu kerusuhan internal di berbagai wilayah strategis negara.
Kedua adalah membuka jalan bagi kemungkinan intervensi militer dari pihak asing.
Ketiga adalah mengaktifkan gerakan militan berbasis kelompok yang sudah ada sebelumnya.
Semua tujuan tersebut bertujuan untuk menciptakan ancaman eksistensial terhadap kedaulatan Iran.
Organisasi Intelijen IRGC kemudian meluncurkan tindakan penanggulangan kognitif secara sistematis.
Serangkaian operasi intelijen juga dilakukan untuk mencegah dan mengelola potensi ancaman.
Rencana operasional yang ditargetkan telah diimplementasikan terhadap pilar kerusuhan internal.
Operasi serupa juga dilancarkan terhadap aktivitas militan berbasis kelompok di berbagai daerah.
Hasilnya adalah penangkapan atau pemanggilan ratusan individu terkait jaringan anti-keamanan.
Bimbingan dan peringatan diberikan kepada ribuan elemen yang dinilai rentan terhadap pengaruh asing.
Upaya peningkatan kesadaran publik dilakukan di kalangan kelompok sosial dan profesi berisiko.
Penyitaan ratusan senjata militer dan senjata berburu ilegal berhasil dilaksanakan.
Identifikasi dan pemanfaatan terkontrol puluhan anggota jaringan intelijen asing juga dilakukan.
Pernyataan resmi tersebut menggambarkan kerusuhan baru-baru ini sebagai versi yang dilemahkan.
Operasi perang hibrida musuh bertujuan melemahkan kohesi nasional dan integritas teritorial Iran.
Wakil Komandan Korps Garda Revolusi Islam memberikan peringatan keras kepada pihak musuh.
Brigadir Jenderal Ahmad Vahidi menyatakan Iran sepenuhnya siap memberikan respons keras.
Negara itu siap menimbulkan penyesalan terhadap setiap langkah permusuhan dari musuh-musuhnya.
Pernyataan itu disampaikan dalam sebuah acara budaya di kota Oroumiyeh pada hari Sabtu.
Dia menekankan bahwa kemampuan pertahanan dan pencegahan Iran telah tumbuh lebih kuat.
Peningkatan terjadi sejak perang dua belas hari yang diberlakukan pada Juni 2025.
Musuh telah melaksanakan rencana yang kompleks dan komprehensif dengan perang multifaset.
Mereka percaya dapat mengalahkan Iran melalui perang kognitif dan operasi gabungan.
Namun hasil yang terjadi justru sebaliknya dari yang direncanakan oleh pihak musuh.
Iran muncul dari perang dua belas hari dalam kondisi yang bahkan lebih kuat dari sebelumnya.
Para pejuang di Angkatan Darat dan IRGC menjadi lebih mampu dan teguh dalam bertahan.
Iran kini lebih siap dibandingkan saat menghadapi Perang Dua Belas Hari beberapa waktu lalu.
Kesiapan itu termasuk kemampuan memberikan respons yang menyakitkan terhadap petualangan permusuhan.
Musuh-musuh Iran disebut mengalami kekalahan yang belum pernah mereka alami sebelumnya.
Dengan mengandalkan bangsa Iran dan kepemimpinan Ayatollah Seyed Ali Khamenei, saatnya akan tiba.
Amerika Serikat yang menindas dan rezim Zionis yang merebut kekuasaan akan digulingkan.
Hari tersebut dinilai tidak akan lama lagi berdasarkan perkembangan kekuatan yang ada.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

