Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Efriza Nilai Raja Juli Antoni Layak Diresuffle, Dinilai Tak Kapabel dan Bagian dari Geng Solo

 Menteri Kehutanan: Perdagangan Karbon Sektor Kehutanan Segera Diresmikan

Repelita Jakarta - Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza, menilai Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni pantas untuk dimasukkan dalam daftar pergantian kabinet.

Penilaian tersebut disampaikannya dalam sebuah wawancara di Jakarta pada hari Rabu, tanggal 28 Januari 2026.

Efriza menyoroti dua alasan utama yang melatarbelakangi pendapatnya mengenai posisi menteri dari Partai Solidaritas Indonesia itu.

Alasan pertama berkaitan dengan indikator kinerja yang dinilai tidak menunjukkan performa yang optimal selama masa tugasnya.

Alasan kedua menyangkut afiliasi politik kuat yang dipegang oleh Raja Juli dengan lingkaran mantan Presiden Joko Widodo.

"Memungkinkan reshuffle nanti menyingkirkan orang tidak kapabel, banyak polemik, bahkan dari barisan Geng Solo yakni Raja Juli," ujar Efriza.

Ia mengamati bahwa Raja Juli menduduki posisi pimpinan tinggi di internal partainya yang notabene memiliki sikap politik jelas.

PSI secara terbuka telah mendukung Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk menjadi calon presiden pada pemilihan umum tahun 2029 mendatang.

"Apalagi PSI sudah menunjukkan siap menjadikan Gibran sebagai capres dari PSI," tuturnya.

Oleh karena itu, Efriza meyakini bahwa rencana pergantian kabinet yang akan dilakukan Presiden Prabowo mengandung muatan politik yang lebih dalam.

Langkah tersebut dipandang sebagai upaya strategis untuk mengurangi pengaruh politik tertentu di dalam pemerintahannya.

"Ini artinya, sudah semestinya Presiden Prabowo benar-benar membersihkan barisan Geng Solo, orang-orang yang tidak kapabel," ucapnya.

Efriza juga menyinggung mengenai partai politik yang dinilainya lebih fokus pada agenda kekuasaan jangka panjang.

Ia menyebut ada partai yang justru menunjukkan ambisi untuk Pemilu 2029 ketimbang mendukung program kerja pemerintah saat ini.

"Juga barisan PSI yang malah menunjukkan haus kekuasaan untuk Pemilu 2029, bukannya bersama pemerintah dengan patuh menjalankan program Presiden Prabowo," demikian Efriza menambahkan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved