Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Arab Saudi Cs Peringatkan Trump Jangan Serang Iran: Tolak Akses Wilayah Udara, Khawatir Konflik Regional Membesar

 

Repelita Washington - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menerima peringatan keras dari sejumlah negara Arab serta Turki agar membatalkan rencana serangan udara terhadap Iran demi mencegah eskalasi konflik besar di kawasan Timur Tengah.

Peringatan tersebut disampaikan oleh Arab Saudi Qatar Oman dan Turki melalui lobi intensif di menit-menit akhir karena khawatir aksi militer AS akan memicu perang regional yang sulit dikendalikan.

Upaya diplomatik dari sekutu-sekutu Washington di kawasan itu akhirnya berhasil membuat Trump menunda pelaksanaan serangan militer untuk sementara waktu.

Arab Saudi bahkan secara tegas menolak memberikan akses wilayah udaranya bagi operasi militer Amerika Serikat yang menargetkan Iran.

Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan melakukan pembicaraan telepon dengan mitranya dari Iran Oman serta Turki pada Kamis 15 Januari 2026 untuk membahas situasi tersebut.

Iran tetap memiliki perbedaan politik mendasar dengan negara-negara Teluk terutama karena dukungan berkelanjutan Teheran terhadap kelompok proksi di kawasan serta sikapnya yang menolak solusi dua negara untuk Palestina.

Hubungan antara Arab Saudi dan Iran yang dulu sangat tegang kini berada dalam fase pemulihan selama tiga tahun terakhir.

Semua negara Arab di kawasan menyadari dampak serius yang bisa ditimbulkan terhadap lalu lintas maritim di Teluk Persia apabila serangan AS ke Iran benar-benar terjadi.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi baru-baru ini berupaya meyakinkan negara-negara Teluk bahwa Israel justru lebih membahayakan stabilitas global dibandingkan Iran.

Argumen tersebut semakin kuat setelah Israel melakukan pengeboman di Doha pada September lalu dengan tujuan membunuh perunding Hamas yang telah bermukim di ibu kota Qatar selama hampir satu dekade.

Pengeboman itu berlangsung bersamaan dengan proses negosiasi gencatan senjata di Gaza sehingga menimbulkan kegemparan.

Amerika Serikat yang menyatakan tidak diberi tahu sebelumnya oleh Israel langsung menyampaikan permohonan maaf kepada Emir Qatar atas insiden tersebut.

Washington juga menawarkan jaminan keamanan baru kepada Doha yang dirancang khusus untuk melindungi Qatar dari serangan lanjutan oleh Israel.

Donald Trump sebelumnya mengancam akan melakukan serangan terhadap Iran dengan alasan penanganan represif pemerintah Teheran terhadap aksi demonstrasi di dalam negeri.

Iran membalas ancaman tersebut dengan menyatakan siap menyerang Israel serta pangkalan-pangkalan militer Amerika Serikat di Timur Tengah jika diserang terlebih dahulu.

Editor: 91224 R-ID Elok


Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved