Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Andi Azwan Ungkap Eggi Sudjana Pimpin Doa 12 Menit Minta Maaf ke Jokowi

 

Repelita Jakarta - Ketua Umum dari organisasi Jokowi Mania Andi Azwan memberikan penjelasan mengenai sebuah pertemuan yang terjadi di kediaman mantan Presiden Joko Widodo.

Pertemuan tersebut melibatkan dua tokoh yaitu Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis yang berlangsung pada tanggal delapan Januari tahun dua ribu dua puluh enam.

Momen pertemuan itu dibahas dalam konteks keluarnya Surat Perintah Penghentian Penyidikan terhadap kedua nama tersebut beberapa hari kemudian.

Andi Azwan menceritakan detil pertemuan itu dalam sebuah acara bincang-bincang yang disiarkan melalui kanal YouTube Kompas TV.

Acara yang bertajuk 'Bola Liar' itu tayang pada malam hari di tanggal enam belas Januari tahun dua ribu dua puluh enam.

Menurut penuturannya, dalam pertemuan selama lima puluh lima menit itu Eggi Sudjana tidak banyak menyampaikan kata-kata percakapan biasa.

Eggi lebih banyak menghabiskan waktu untuk memimpin sebuah doa bersama yang berlangsung dalam durasi yang cukup panjang.

Durasi doa yang dipimpin oleh Eggi Sudjana mencapai sekitar dua belas menit dari total keseluruhan waktu pertemuan yang ada.

Andi Azwan menyatakan dengan jelas bahwa doa itu berisi permohonan maaf secara langsung yang ditujukan kepada mantan Presiden Joko Widodo.

"Bang Eggi itu tidak berbicara apapun, hanya memimpin doa. Doanya itu ada 12 menit, dari 55 menit percakapan yang ada di dalam situ," kata Andi Azwan.

Dalam doa yang dipanjatkan itu juga terdapat permohonan agar kesehatan mantan presiden tersebut selalu diberikan perlindungan dan kesembuhan.

Eggi Sudjana disebut mengucapkan permintaan maaf mewakili diri dan rekan-rekannya atas segala hal yang mungkin telah menyinggung selama ini.

Permohonan maaf itu disampaikan dengan tulus dan diiringi dengan doa-doa kebaikan untuk keluarga besar Joko Widodo.

Doa yang panjang itu kemudian ditutup dengan pembacaan sebuah ayat yang berasal dari kitab suci Al-Quran khususnya surat Yasin.

Ayat yang dibacakan adalah potongan yang berbunyi "Innama amruhu idza aroda syaian ayyakulalahu kun fayakun".

Makna dari pertemuan dan doa bersama itu menurut Andi Azwan melambangkan adanya keselarasan hati dan niat baik di antara semua pihak.

Gestur tubuh dan sikap yang ditunjukkan selama pertemuan mencerminkan adanya keinginan untuk membangun kembali hubungan persaudaraan.

Andi Azwan menekankan bahwa pertemuan tersebut lebih bersifat spiritual dan penuh dengan nilai-nilai rekonsiliasi.

Tidak ada pembahasan khusus mengenai proses hukum atau hal-hal lain di luar konteks silaturahmi dan permohonan maaf.

Pertemuan itu sendiri terjadi sebelum keluarnya Surat Perintah Penghentian Penyidikan yang diterbitkan pada tanggal lima belas Januari.

Surat penghentian penyidikan itu dikeluarkan oleh pihak yang berwenang setelah melalui proses dan pertimbangan tertentu.

Keseluruhan penjelasan ini disampaikan Andi Azwan untuk memberikan gambaran mengenai suasana pertemuan yang sebenarnya.

Dia ingin masyarakat memahami konteks pertemuan yang lebih menekankan pada aspek kemanusiaan dan permohonan maaf.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved