
Repelita Jakarta - Apabila Siti Hardijanti Rukmana Soeharto atau yang dikenal sebagai Tutut Soeharto menggantikan Bahlil Lahadalia sebagai ketua umum Partai Golkar, seluruh gerbong di partai berlambang beringin diprediksi bakal menyatu.
Demikian analisa Dosen Pascasarjana Universitas Sahid Jakarta, Saiful Anam, saat berbincang dengan RMOL di Jakarta, Senin 18 Agustus 2025.
“Apabila Mbak Tutut memimpin Golkar akan mempersatukan gerbong-gerbong yang ada pada Golkar,” kata Anam.
Menurut Anam, kembalinya Tutut Soeharto ke panggung politik Golkar akan memberikan angin segar bagi partai yang pernah dibesarkan oleh mendiang ayahnya, Presiden ke-2 RI Soeharto.
“Sekat-sekat dipimpin oleh Mbak Tutut Golkar akan mulai bersatu mendukung kejayaan Golkar seperti era orde baru,” ungkap Anam.
Dengan kondisi tersebut, Anam meyakini Partai Golkar nantinya akan semakin solid dan memperoleh banyak dukungan dari pemilih loyal partai beringin, terutama pemilih tradisional.
“Golkar sebagai partai besar akan terkonsolidasi, dan semakin memperkuat posisi Golkar sebagai partai besar di Indonesia,” pungkas Anam.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok.

