Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Oknum Brimob Diduga Bantu Tahanan Kabur di Gowa, Dansat Brimob Sulsel: Silakan Diproses

 

Repelita Makassar - Dugaan keterlibatan oknum anggota Brimob Polda Sulsel dalam kasus kaburnya tahanan dari Polsek Bontonompo, Kabupaten Gowa, memicu perhatian publik dan jajaran kepolisian.

Dansat Brimob Polda Sulsel, Kombes Pol Muhammad Ridwan, pada Minggu, 17 Agustus 2025, menegaskan dirinya tidak akan memberi perlindungan bagi bawahannya jika terbukti bersalah. Ia menilai penegakan aturan harus tetap berjalan meski melibatkan anggotanya sendiri.

"Saya sampaikan, kalau memang terlibat Saya tidak akan berada di belakangnya," kata Ridwan. Ia mendorong agar proses hukum tetap dilanjutkan baik melalui pidana umum maupun mekanisme kode etik sesuai aturan yang berlaku.

Ridwan menjelaskan bahwa tindakan anggotanya terkait kaburnya tahanan merupakan urusan pribadi, bukan tugas kedinasan. Ia menuturkan bahwa anggotanya tiba-tiba memberikan kunci, lalu pergi, dan saat dicari keberadaannya sudah tidak ada. "Saya juga bingun menjawab dari mana gitu, karena itu masalah pribadinya dia. Datang kasih kunci lalu pergi, anak ini tanya mana? Saat dia keluar sudah ndak ada," ungkapnya.

Menurut Ridwan, yang menjadi persoalan adalah anggotanya tidak melapor ketika meninggalkan tempat. Ia kemudian menyerahkan kasus tersebut sepenuhnya kepada Propam untuk dilakukan pemeriksaan. "Kemudian permasalahan ini saya sampaikan ke propam, kalau memang ada kesalahan ya silakan diproses. Karena ini saya pikir saya juga tidak tahu ini barang, tiba-tiba barang ini kaget saya," tegasnya.

Sementara itu, Kapolsek Bontonompo, AKP Zulkarnaim, menyampaikan pada Minggu, 10 Agustus 2025, bahwa kendaraan yang digunakan para tahanan kabur diketahui milik oknum anggota Brimob. Ia menduga keterlibatan tersebut bukan kebetulan dan segera berkoordinasi dengan Kapolres Gowa serta Dansat Brimob Polda Sulsel.

"Untuk sementara belum kami dalami, yang jelas bahwa kendaraan yang dipakai oleh tersangka melarikan diri ini adalah kendaraan dari oknum tersebut," ucap Zulkarnaim. Ia menambahkan bahwa pihak kepolisian bekerja sama dengan Brimob untuk menghadirkan oknum tersebut dalam penyelidikan.

Zulkarnaim mengungkapkan bahwa salah satu dari tiga tahanan yang kabur ternyata memiliki hubungan keluarga dengan anggota Brimob itu. "Kebetulan salah satu dari saudara, salah satu tersangka ini ada kakaknya yang bertugas di Satuan Brimob," jelasnya.

Ketiga tahanan berinisial MI, RH, dan IR berhasil ditangkap kembali setelah sempat melarikan diri dengan cara membobol jeruji besi pada 2 Agustus 2025 sekitar pukul 04.00 WITA. Mereka ditangkap di Desa Harapan, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu.

Dalam proses penangkapan, para tahanan melakukan perlawanan sehingga aparat terpaksa melumpuhkan mereka dengan tembakan di bagian kaki. "Pada saat mereka dilakukan perangkapan untuk melakukan perlawanan ataupun melarikan diri sehingga ini dapat dilumpuhkan oleh tim yang melakukan pengejaran sehingga kami dapat amankan," tutur Zulkarnaim.

Ketiganya diketahui merupakan tersangka kasus pencurian dan kini kembali ditahan setelah sempat menikmati kebebasan singkat.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok.

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved