Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Amien Rais Sebut Jokowi Kaisar Kebohongan Terkait Ijazah UGM

Isu Ijazah Palsu Bikin Citra UGM Berantakan, Amien Rais: Rektor Sekarang Cuma Diperalat Jokowi

Repelita Jakarta - Ketua Majelis Syuro Partai Ummat, Amien Rais, menuding Presiden ke-7 RI Joko Widodo sebagai kaisar kebohongan.

Tudingan itu dilontarkan terkait ijazah Universitas Gadjah Mada (UGM) Jokowi yang disebut abal-abal.

"Saya tidak perlu menyebut satu persatu kebohongan yang sudah pernah dimuntahkan dari mulutnya karena hampir semuanya sudah menjadi rahasia umum," tutur Amien dalam video yang diunggah di akun Instagram pribadinya @amienraisofficial, dilansir pada Selasa, 19 Agustus 2025.

Menurut Amien Rais, Jokowi yang bersikeras bahwa ijazahnya asli justru terjerembab dalam lingkaran setan.

"Karena Jokowi tidak pernah mau mengaku bahwa ijazah S1 dari Fakultas Kehutanan UGM itu palsu, dia jatuh terjebak ke dalam lingkaran setan yang makin lama makin dalam," ujarnya.

Amien menambahkan bahwa Polisi dan pihak yang disebutnya sebagai ternak Mulyono sudah berusaha keras agar kebohongan Jokowi tetap lolos.

Celakanya, seiring berjalannya waktu, upaya menutupi hal tersebut menemui jalan buntu.

"Maaf saya harus mengatakan sejujurnya bahwa Jokowi dan ternaknya tidak cukup cerdas membaca dan menyimpulkan kondisi masyarakat sendiri," katanya.

Ia menilai langkah Jokowi dan pihak terkait mentah dan konyol, sehingga membuat tindakan yang diambil serampangan dan berdampak destruktif bagi Presiden.

Amien kemudian menyinggung reuni ke-45 alumni UGM yang digelar pada 26 Juli lalu, menyebutnya sebagai dagelan politik.

"Katanya reuni yang ke-45. Dagelan politik yang dimaksudkan Jokowi bahwa puluhan teman-teman seangkatannya itu bisa menjadi saksi bahwa ijazahnya asli. Nah ngomong-ngomong bila gazah, bukan gajah menjadi akronim gak punya ijazah itu lebih tepat," pungkasnya.

Keaslian ijazah Jokowi pertama kali dipertanyakan oleh Rismon Hasiholan Sianipar. Akademisi dan peneliti itu meragukan lembar pengesahan dan sampul skripsi karena menggunakan font Times New Roman yang menurutnya belum ada di era 1980-an hingga 1990-an.

Ketua Senat Fakultas Kehutanan UGM, San Afri Awang, menyesalkan informasi sesat yang disebarkan Rismon.

Kakak angkatan Joko Widodo ini menyayangkan masih adanya kelompok atau individu yang menyerang institusi UGM terkait ijazah dan skripsi Jokowi.

Menurutnya, isu tersebut semakin liar karena ditambah analisis yang tidak sesuai fakta, dan pihak yang menghembuskan hoaks itu hanya mencari sensasi.

"Dia (Joko Widodo) lulus dari sini (UGM) dan buktinya ada kok," tegasnya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok.

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved