Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Rudal Iran Hantam Infrastruktur Tel Aviv, Blackout Meluas di Tengah Konflik yang Kian Memanas

 

Repelita Tel Aviv - Kota Tel Aviv yang dikenal sebagai pusat ekonomi dan teknologi Israel dilaporkan mengalami pemadaman listrik luas pada Senin malam 9 Maret 2026 setelah gelombang serangan rudal balistik terbaru dari Iran menghantam wilayah tersebut.

Serangan tersebut memicu kepanikan di kalangan warga serta meningkatkan ketegangan dalam konflik yang tengah berlangsung antara Iran dan Israel di kawasan Timur Tengah.

Ledakan demi ledakan dilaporkan menerangi langit malam Tel Aviv ketika sistem pertahanan udara Israel berusaha mencegat proyektil yang datang dari arah Iran.

Sirene peringatan serangan udara berbunyi berulang kali di berbagai wilayah kota memaksa warga bergegas menuju tempat perlindungan bom untuk menyelamatkan diri.

Menurut laporan saksi mata serta rekaman video yang beredar luas di media sosial sebagian besar wilayah Tel Aviv bagian selatan dan sekitarnya tiba-tiba mengalami pemadaman listrik total.

Lampu kota yang biasanya terang berubah menjadi gelap gulita hanya dalam hitungan menit setelah serangan dimulai pada malam hari.

Sejumlah sumber menyebutkan bahwa rudal Iran diduga menghantam infrastruktur energi penting di wilayah tersebut seperti pembangkit listrik dan instalasi distribusi energi.

Beberapa fasilitas yang disebut terdampak memiliki peran vital dalam menjaga pasokan listrik bagi kota terbesar kedua di Israel tersebut.

Dampak dari serangan tersebut tidak hanya menyebabkan pemadaman listrik tetapi juga memicu kebakaran di beberapa titik lokasi strategis.

Petugas pemadam kebakaran Israel dilaporkan berjibaku memadamkan api yang muncul di bangunan residensial dan kawasan komersial dekat pusat kota.

Iran dilaporkan meluncurkan salvo rudal balistik dalam jumlah besar sebagai bagian dari eskalasi konflik yang telah berlangsung sejak akhir Februari 2026.

Konflik tersebut meningkat tajam setelah serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap sejumlah target militer di wilayah Iran beberapa waktu lalu.

Korps Garda Revolusi Islam Iran menyatakan bahwa serangan terbaru ini menargetkan pusat-pusat militer serta fasilitas strategis di jantung Tel Aviv dan wilayah sekitarnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Teheran menganggap serangan ini sebagai bagian dari respons terhadap operasi militer yang sebelumnya dilakukan oleh Israel dan Amerika Serikat.

Meski demikian militer Israel menyatakan bahwa sistem pertahanan udara mereka berhasil mencegat sebagian besar rudal yang diluncurkan oleh Iran.

Sistem pertahanan seperti Iron Dome dan Arrow disebut berperan penting dalam mengurangi dampak serangan tersebut terhadap wilayah sipil.

Namun demikian beberapa rudal atau pecahannya dilaporkan tetap mencapai daratan dan menyebabkan kerusakan pada sejumlah lokasi di Tel Aviv.

Otoritas Israel menyebutkan bahwa terdapat beberapa korban luka akibat serangan tersebut meskipun hingga kini belum ada konfirmasi resmi mengenai korban jiwa.

Situasi dramatis juga digambarkan oleh warga yang menyaksikan langsung serangan tersebut dari tempat perlindungan mereka.

Banyak penduduk melaporkan melihat langit kota berwarna oranye terang akibat ledakan dan intersepsi rudal yang terjadi hampir secara bersamaan.

Bagi sebagian warga pemandangan tersebut menjadi pengalaman yang menegangkan sekaligus mengkhawatirkan bagi keselamatan mereka.

Beberapa saksi mata bahkan menyebut kondisi langit malam saat serangan berlangsung sebagai pemandangan yang menyerupai langit Israel terbakar.

Konflik yang melibatkan Amerika Serikat Israel dan Iran kini telah memasuki minggu kedua dengan intensitas yang semakin meningkat.

Dalam beberapa hari terakhir intensitas serangan rudal Iran sempat menurun setelah pasukan gabungan Israel dan Amerika Serikat mengklaim berhasil menghancurkan ratusan peluncur rudal di wilayah Iran.

Namun gelombang serangan terbaru ini menunjukkan bahwa Iran masih memiliki kemampuan untuk meluncurkan serangan balistik dalam skala besar terhadap wilayah Israel.

Hal ini memunculkan kekhawatiran bahwa konflik dapat memasuki fase eskalasi baru yang lebih luas dan sulit dikendalikan.

Militer Israel menyatakan saat ini sedang melakukan penilaian menyeluruh terhadap kerusakan yang terjadi termasuk dampak terhadap infrastruktur energi.

Upaya pemulihan pasokan listrik juga tengah dilakukan untuk mengembalikan kondisi kota secepat mungkin pasca serangan.

Sementara itu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan bahwa negaranya tidak akan mundur dalam menghadapi serangan tersebut.

Ia menyatakan bahwa Israel akan terus melakukan balasan militer terhadap Iran dengan kekuatan penuh guna melindungi keamanan nasionalnya.

Ketegangan di kawasan Timur Tengah pun semakin meningkat seiring berlanjutnya konflik antara kedua negara yang saling serang.

Para pengamat menilai bahwa eskalasi militer yang terus berlangsung berpotensi memperluas dampak konflik ke kawasan yang lebih luas.

Potensi tersebut terutama jika negara-negara lain ikut terseret dalam konfrontasi antara Iran dan Israel tersebut.

Dalam situasi seperti ini warga sipil di kedua belah pihak menjadi pihak yang paling rentan terdampak oleh konflik berkepanjangan.

Serangan rudal pemadaman listrik serta kerusakan infrastruktur menjadi gambaran nyata bagaimana konflik geopolitik dapat secara langsung memengaruhi kehidupan masyarakat sehari-hari.

Hingga kini situasi keamanan di Tel Aviv masih berada dalam status siaga tinggi sementara otoritas Israel terus memantau kemungkinan serangan lanjutan dari Iran.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved