Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Prabowo kaget Pertamina punya 200 anak cucu perusahaan, pertanyakan aturan yang tak bisa diaudit

 Visual Pertamina Mobile SPBU

Repelita Jakarta - Presiden RI Prabowo Subianto mengaku kaget saat mengetahui banyaknya anak perusahaan yang dimiliki badan usaha milik negara, khususnya di lingkungan Pertamina.

Awalnya Prabowo menceritakan bahwa BUMN didirikan oleh para pendiri bangsa Indonesia dengan nama perusahaan negara.

Namun setelah berpuluh tahun bergerak, Indonesia ternyata tidak memiliki industri tekstil hingga kertas padahal anak-anak membutuhkan kertas untuk belajar.

"Sekian puluh tahun bergerak. Kita tidak punya industri tekstil, negara membangun Patal Senayan. Tidak punya industri kertas, kita butuh buku, anak-anak perlu belajar, negara membangun pabrik kertas," kata Prabowo dalam peringatan 1 Tahun Danantara, Rabu, 11 Maret 2026.

Namun seiring berjalannya waktu, menurutnya semangat awal pendirian BUMN tersebut mengalami berbagai penyimpangan.

Prabowo mengatakan ia bahkan baru mengetahui bahwa Pertamina memiliki sangat banyak entitas turunan di bawahnya.

"Ternyata iktikad baik pendiri-pendiri bangsa itu akhirnya melahirkan anak perusahaan, cucu perusahaan, dan cicit perusahaan. Saya kaget Pertamina punya 200 anak dan cucu perusahaan," ujar dia.

Ia juga mempertanyakan adanya aturan yang dinilai tidak logis terkait pengawasan perusahaan-perusahaan tersebut.

Menurut Prabowo, ada ketentuan yang menyebut bahwa BUMN dapat diaudit oleh negara tetapi anak atau cucu perusahaan tidak dapat diaudit.

"Kalau BUMN boleh diaudit oleh negara, katanya kalau cucu perusahaan tidak boleh diaudit. Peraturan dari mana ini?" tanya Prabowo.

Ia menilai kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pemerintah membentuk Danantara untuk melakukan konsolidasi pengelolaan perusahaan negara agar lebih efektif dan transparan.

"Jadi saudara-saudara, premis kita ternyata benar: konsolidasi, satu manajemen dengan rasional, dengan standar-standar terbaik dunia," imbuhnya.

Ia bersyukur Indonesia memiliki sebuah badan yang bisa disetarakan dengan dana kekayaan negara di dunia.

"Kita bersyukur sekarang Indonesia sudah punya suatu badan yang bisa disetarakan dengan dana kekayaan negara di dunia. Indonesia sekarang punya dana kekayaan negara yang mungkin keenam atau ketujuh terbesar di dunia," jelas Prabowo.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved