Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Kim Jong Un: Mojtaba Khamenei Akan Hancurkan Kesombongan Israel Seperti Ayahnya

Gabungkan visual pemimpin

Repelita Teheran - Dukungan kuat bagi Iran datang dari semenanjung Korea di tengah memanasnya perang melawan koalisi Amerika Serikat serta Israel yang telah memasuki hari kesepuluh.

Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un secara resmi menyampaikan ucapan selamat kepada pemimpin baru Teheran Sayyid Mojtaba Khamenei.

Kim menegaskan solidaritas poros perlawanan terhadap Zionis dan menyatakan keyakinannya bahwa pemimpin baru akan mempermalukan Israel serta menghancurkan kesombongannya seperti yang dilakukan ayahnya.

Kami mengucapkan selamat kepada Iran atas terpilihnya Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei dan kami yakin bahwa pemimpin ini akan mempermalukan Israel dan menghancurkan kesombongannya seperti yang dilakukan ayahnya ujar Kim Jong Un.

Pernyataan tegas ini disampaikan di tengah eskalasi konflik yang semakin intens sehingga menjadi sinyal kuat bahwa poros anti-Barat semakin solid menghadapi agresi.

Majelis Pakar secara resmi melantik Sayyid Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi baru menggantikan ayahnya Ayatollah Sayyid Ali Khamenei yang gugur dalam serangan udara Amerika Serikat-Israel pada 28 Februari 2026.

Ulama berusia lima puluh enam tahun itu dipilih melalui prosedur konstitusional yang ketat oleh Majelis beranggotakan delapan puluh delapan ulama senior.

Pelantikan Mojtaba terjadi di saat paling kritis dalam sejarah modern Iran ketika negaranya sedang berperang habis-habisan melawan koalisi adidaya.

Serangan tersebut tidak hanya menewaskan ayahnya melainkan juga istri ibu saudara perempuan serta sejumlah kerabat dekat dalam serangan yang menyasar kediaman keluarga Khamenei di Teheran.

Pengalaman pahit itu semakin mengokohkan tekad Mojtaba untuk melanjutkan perlawanan tanpa kompromi seperti garis keras yang diwarisi dari ayahnya.

Ia memiliki hubungan erat dengan Korps Garda Revolusi Islam dan telah lama dianggap sebagai tokoh berpengaruh di balik layar pemerintahan Iran.

Dukungan Kim Jong Un kepada Sayyid Mojtaba bukan hal mengejutkan karena Pyongyang dan Teheran telah lama menjalin hubungan diplomatik serta strategis yang erat.

Kedua negara sering menyelaraskan sikap dalam menentang pengaruh Barat serta kebijakan Israel di kawasan.

Pernyataan Kim menegaskan bahwa Pyongyang memberikan dukungan politik penuh kepada Teheran di saat ketegangan geopolitik mencapai titik tertinggi.

Israel mengeluarkan ancaman paling brutal terhadap pemimpin baru Teheran dengan Menteri Pertahanan Israel Katz menyatakan bahwa Mojtaba akan menjadi target eliminasi.

Setiap pemimpin yang dipilih oleh rezim teror Iran untuk melanjutkan rencana penghancuran Israel mengancam AS dan negara-negara di kawasan serta menindas rakyat Iran akan menjadi target eliminasi yang jelas ujar Katz.

Ancaman ini menjadi tantangan pertama yang dihadapi Mojtaba begitu resmi menjabat sehingga mempertegas posisi konfrontasi.

Amerika Serikat juga bereaksi keras dengan Presiden Donald Trump menyatakan ketidaksenangannya terhadap terpilihnya Mojtaba Khamenei pada Senin 9 Maret 2026.

Saya tidak senang dengan pilihan Teheran atas Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi yang baru ungkap Trump.

Sebelum pengumuman resmi Trump telah menegaskan bahwa pemimpin baru Iran harus mendapatkan persetujuan dari Amerika Serikat.

Jika dia tidak mendapatkan persetujuan dari kami dia tidak akan bertahan lama katanya.

Pelantikan pemimpin baru ini berlangsung di tengah intensitas perang yang semakin meningkat dengan asap hitam tebal mengepul di beberapa bagian Teheran pasca serangan semalam.

Angkatan udara Israel melancarkan serangan terhadap sekitar tiga puluh depot bahan bakar di seluruh Iran pada Sabtu 7 Maret 2026 sehingga memicu kebakaran di sejumlah lokasi.

Militer Israel mengklaim fasilitas tersebut digunakan untuk mendukung upaya perang termasuk produksi serta penyimpanan propelan rudal balistik.

Teheran merespons dengan ancaman balasan tidak kalah keras bahwa jika serangan terhadap fasilitas energi terus berlanjut maka akan ada tindakan serupa di kawasan.

Jika Anda bisa mentolerir harga minyak di atas dua ratus dolar AS per barel teruslah mainkan permainan ini ancam juru bicara Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya.

IRGC mengklaim telah menghancurkan empat sistem radar milik sistem pertahanan rudal THAAD Amerika Serikat di Timur Tengah dalam dua puluh empat jam terakhir.

Juru bicara IRGC Ali Mohammad Naini menyatakan angkatan bersenjata Iran dapat mempertahankan pertempuran berintensitas tinggi dengan kecepatan saat ini setidaknya selama enam bulan ke depan.

Para analis menilai pilihan Sayyid Mojtaba sebagai pemimpin baru menempatkan Iran pada jalur konfrontasi lebih lanjut sehingga perang diprediksi berlanjut dengan eskalasi semakin dahsyat.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved