Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Iran Ultimatum AS-Israel soal Harga Minyak Dunia: Kalau Mau Tembus US$200 per Barel, Lanjutkan Permainan Ini!

 

Repelita Singapura - Iran memberikan ultimatum keras kepada Amerika Serikat dan Israel terkait serangan terhadap fasilitas energi yang berpotensi mendorong harga minyak dunia melampaui dua ratus dolar AS per barel.

Juru bicara Korps Garda Revolusi Islam menyatakan bahwa jika pihak agresor mampu menahan lonjakan harga tersebut maka mereka boleh melanjutkan permainan berbahaya ini.

Peringatan itu disampaikan setelah serangan akhir pekan lalu yang menghantam setidaknya lima lokasi penyimpanan minyak di sekitar Teheran dan wilayah sekitarnya.

Situasi tersebut menciptakan pemandangan mengerikan di ibu kota Iran dengan kobaran api besar yang membakar depo-depo penting termasuk Depo Minyak Shahran.

Perusahaan minyak nasional Kuwait mengumumkan pengurangan produksi sebagai langkah pengamanan sementara menghadapi ancaman serangan balasan dari Iran.

Selat Hormuz jalur perdagangan minyak dan gas paling krusial di dunia yang biasanya dilewati seperlima kapal tanker global saat ini secara efektif ditutup selama satu minggu penuh.

Penutupan tersebut langsung mengurangi pasokan minyak dunia hingga sekitar dua puluh juta barel setiap hari sehingga memperburuk kekhawatiran krisis energi berkepanjangan.

Harga minyak mentah Brent patokan internasional melonjak enam belas koma enam persen menjadi seratus delapan koma satu dolar AS per barel pada pembukaan perdagangan Asia Pasifik.

Minyak mentah West Texas Intermediate Amerika Serikat juga naik sembilan belas koma enam persen mencapai seratus delapan koma tujuh dua dolar AS per barel.

Lonjakan harga ini menjadi yang tertinggi dalam empat tahun terakhir dan memicu aksi jual besar-besaran di berbagai bursa saham global.

Indeks Nikkei dua ratus dua puluh lima Jepang anjlok enam koma tiga persen di Tokyo sementara Kospi Korea Selatan merosot lima koma sembilan persen.

Indeks ASX dua ratus Australia turun tiga koma sembilan persen di Sydney dan data pra-pasar menunjukkan Wall Street akan dibuka dengan tekanan kuat.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengomentari kenaikan harga melalui media sosialnya dengan menyebutnya sebagai harga kecil yang harus dibayar demi keamanan dan perdamaian dunia.

Ia meyakinkan bahwa harga minyak akan segera turun tajam setelah ancaman nuklir Iran berhasil dihilangkan sepenuhnya.

Ultimatum dari Iran semakin mempertegas bahwa kelanjutan agresi berisiko memicu gejolak ekonomi global yang jauh lebih parah.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved