Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Serangan AS-Israel Rusak Negosiasi Nuklir Iran: Dubes Boroujerdi Sebut Kepercayaan Hilang Total

 

Repelita Jakarta - Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi menyatakan bahwa serangan yang dilakukan Amerika Serikat bersama Israel terhadap Iran kembali muncul tepat saat proses negosiasi sedang berlangsung antara kedua belah pihak.

Menurutnya hal tersebut bukan pengalaman pertama bagi Iran karena sebelumnya sudah terjadi beberapa kali di tengah pembicaraan diplomatik dengan Amerika Serikat.

Boroujerdi menjelaskan bahwa Iran telah menjalani lima putaran negosiasi dengan Amerika Serikat dan sedang menanti putaran keenam namun serangan justru terjadi di saat pembicaraan berlangsung.

Pada putaran terbaru Iran telah melaksanakan dua kali perundingan tidak langsung dengan Amerika Serikat yang difasilitasi oleh Oman serta terdapat tanda-tanda kesepakatan awal yang mulai terlihat.

Namun di tengah kemajuan tersebut Amerika Serikat bersama Israel kembali melakukan serangan terhadap Iran sehingga mengganggu proses yang sedang berjalan.

Boroujerdi menilai rezim Zionis Israel tampaknya selalu mengaktifkan ancaman setiap kali negosiasi mendekati titik kesepakatan sehingga memaksa Amerika Serikat untuk mengikuti kehendak mereka.

Ia menyebut bahwa anggaran negara Amerika Serikat pajak rakyatnya serta prajuritnya seolah-olah menjadi sandera oleh rezim Zionis Israel dalam dinamika tersebut.

Kondisi ini membuat Iran kehilangan kepercayaan sepenuhnya terhadap Amerika Serikat dan Israel karena tindakan yang berulang kali merusak upaya diplomasi.

Boroujerdi juga merujuk pada pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengklaim pejabat Iran ingin berdialog namun menurutnya langkah awal negosiasi yang sejati adalah membangun kepercayaan melalui pemenuhan komitmen.

Ia menekankan bahwa Iran telah berupaya membangun kepercayaan tersebut bersama Amerika Serikat namun komitmen tidak pernah ditepati secara konsisten.

Boroujerdi mengingatkan bahwa kesepakatan nuklir JCPOA pernah dicapai bersama Amerika Serikat serta negara-negara lain dan bahkan telah diperkuat melalui resolusi Dewan Keamanan PBB.

Meskipun demikian Amerika Serikat keluar secara sepihak dari perjanjian tersebut sehingga menunjukkan pola pengkhianatan yang berulang.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved