Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Iran Tebar Ranjau di Selat Hormuz, AS Ancam Serang 20 Kali Lebih Keras Jika Pasokan Minyak Terganggu

Repelita Washington DC - Iran dilaporkan mulai menyebar ranjau laut di Selat Hormuz menurut dua sumber di kalangan intelijen Amerika Serikat dikutip CNN pada Rabu 11 Maret 2026.

Menurut laporan CNN belum terlalu banyak ranjau yang disebar Iran namun penyebaran sudah dilakukan dalam beberapa hari terakhir di perairan strategis tersebut.

Korps Garda Revolusi Iran yang kini secara efektif mengendalikan Selat Hormuz bersama dengan Angkatan Laut Iran memiliki kemampuan untuk mengerahkan serangkaian kapal penebar ranjau.

IRGC juga memiliki kapal bermuatan bahan peledak dan baterai rudal yang tersebar di sepanjang pantai untuk mengamankan wilayah perairan.

Sebelumnya IRGC sudah mengingatkan bahwa kapal yang berani melintasi Selat Hormuz akan diserang dan selat itu telah ditutup oleh Iran sejak perang dimulai.

Sumber CNN menggambarkan situasi Selat Hormuz saat ini seperti sebuah lembah mati menimbang risiko yang muncul dari aktivitas perlintasan kapal dagang.

Pejabat AS pada Selasa 10 Maret 2026 mengatakan bahwa Angkatan Laut AS tidak melakukan pengawalan terhadap kapal-kapal di Selat Hormuz.

Hal ini terjadi meski sebelumnya Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia mempertimbangkan opsi pengawalan untuk kapal-kapal yang melintas.

IRGC sebelumnya menyatakan akan memberikan hak melintas penuh kepada kapal asal negara-negara Arab atau Eropa yang bersedia mengusir duta-duta besar Amerika Serikat dan Israel dari negara mereka.

"Negara Arab atau Eropa manapun yang mengusir duta-duta besar Israel dan AS dari wilayahnya akan diberikan kebebasan penuh dan hak melintas di Selat Hormuz mulai besok," menurut keterangan tertulis IRGC sebagaimana dilaporkan media pemerintah Iran pada Selasa 10 Maret 2026.

Iran menutup perlintasan Selat Hormuz sejak pecahnya perang dengan AS dan Israel beberapa waktu lalu.

Sementara itu Amerika Serikat mengancam akan menyerang Iran 20 kali lebih keras dari intensitas kali ini jika Teheran memblokade pasokan minyak di Selat Hormuz.

"Jika Iran melakukan apapun yang menghentikan pasokan minyak di Selat Hormuz mereka akan diserang oleh Amerika Serikat dua puluh kali lebih keras dari yang mereka hadapi sejauh ini," kata Trump melalui Truth Social pada Selasa 11 Maret 2026.

Ia mengatakan bahwa AS juga akan mengincar target-target yang mudah dihancurkan sehingga akan mustahil bagi Iran untuk membangun negaranya kembali.

"Kematian api dan amarah akan berkuasa di atas mereka," ucap Presiden AS itu dalam pernyataan kerasnya.

"Tetapi saya berharap dan berdoa supaya hal tersebut tak terjadi," ucap Trump menambahkan.

Trump memandang hal tersebut merupakan hadiah dari AS kepada China dan semua negara yang amat bergantung pada kelancaran pelayaran di Selat Hormuz.

"Saya harap langkah ini akan mendapat banyak apresiasi," kata dia menutup pernyataannya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved