Repelita Jakarta - Korps Garda Revolusi Islam Iran mengklaim rudal balistik Khorramshahr-4 berhasil menembus sistem pertahanan udara Israel termasuk Iron Dome dalam serangan balasan terbaru.
Rudal tersebut disebut mampu mencapai jarak dua ribu kilometer dengan hulu ledak berat hingga satu setengah ton serta konfigurasi cluster yang melepaskan puluhan submunisi.
IRGC menyatakan rudal ini bergerak dengan kecepatan hipersonik Mach delapan hingga enam belas sehingga sulit dicegat oleh lapisan pertahanan musuh.
Serangan diklaim menyasar pusat kota Tel Aviv termasuk kawasan sekitar Bandara Ben Gurion serta markas penting Angkatan Udara Israel.
Ledakan besar dan kebakaran dilaporkan terjadi di beberapa titik sementara submunisi tersebar luas menciptakan kerusakan signifikan di darat.
Iran menyebut operasi ini sebagai Operation True Promise 4 yang berhasil menjebol tujuh lapis sistem pertahanan Israel meskipun IDF mengklaim tingkat intersepsi tinggi.
Menurut klaim Teheran sebagian besar rudal Khorramshahr-4 lolos dari pencegatan dan mencapai sasaran utama di jantung wilayah Tel Aviv.
Video yang beredar menunjukkan kilatan cahaya serta ledakan di langit malam Tel Aviv disertai suara dentuman keras yang terdengar hingga kejauhan.
Israel mengakui adanya serangan rudal balistik namun menekankan bahwa kerusakan terbatas dan tidak ada korban jiwa signifikan di area pemukiman.
IRGC menegaskan rudal ini dirancang khusus untuk mengatasi sistem pertahanan canggih dengan manuver tinggi serta kemampuan menghindari radar.
Klaim penetrasi Iron Dome menjadi sorotan karena selama ini sistem tersebut dikenal sebagai salah satu yang paling efektif di dunia.
Situasi ini menambah ketegangan di kawasan karena menunjukkan kemampuan Iran dalam melancarkan serangan jarak jauh yang presisi.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

