
Repelita Pekanbaru - Sebuah rekaman video yang sedang beredar luas di media sosial memperlihatkan seorang anak kecil dengan kondisi memar parah di sekitar mata bagian kiri.
Suara perekam dalam video tersebut secara eksplisit menuding Tim RAGA yang merupakan satuan khusus Polda Riau sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kekerasan tersebut.
“Lihat ini ha. Lagi santai-santai dipukul Tim RAGA habis matanya. Tak bisa dia melihat lagi” demikian pernyataan yang terdengar dalam rekaman video viral itu.
Menanggapi maraknya penyebaran video tersebut Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Riau Kombes Pol Harissandi menyatakan bahwa pihaknya telah menerima arahan langsung dari Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan.
Kapolda memerintahkan agar dilakukan penyelidikan awal guna menelusuri kebenaran informasi yang beredar terkait dugaan penganiayaan terhadap anak tersebut.
“Untuk kejadian itu sesuai petunjuk Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan memerintahkan saya untuk melakukan penyelidikan” ujar Harissandi pada Selasa 24 Februari 2026.
Penyelidikan tersebut bertujuan untuk mengklarifikasi fakta kejadian serta memverifikasi apakah benar terdapat keterlibatan oknum anggota kepolisian dalam insiden yang ditampilkan dalam video.
Hingga saat ini pihak Propam Polda Riau belum dapat memastikan adanya keterlibatan personel kepolisian dalam dugaan kekerasan yang dituduhkan kepada Tim RAGA.
Langkah penyelidikan awal terus dilakukan secara profesional dan transparan guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

