Repelita Dhaka - Tarique Rahman resmi dilantik sebagai Perdana Menteri Bangladesh beberapa hari setelah Partai Nasionalis Bangladesh meraih kemenangan besar dalam pemilihan legislatif.
Pelantikan dilakukan oleh Presiden Mohammed Shahabuddin pada Selasa 17 Februari 2026 dalam upacara yang disiarkan televisi di luar gedung parlemen di ibu kota Dhaka.
Tarique Rahman menyatakan Saya akan dengan setia menjalankan tugas jabatan perdana menteri pemerintah sesuai dengan hukum selama prosesi tersebut.
Partai Nasionalis Bangladesh atau BNP berhasil memperoleh lebih dari dua pertiga kursi parlemen pada pemilu pekan lalu.
Pemilu tersebut menjadi yang pertama sejak pemberontakan mahasiswa pada Juli 2024 yang mengakhiri kekuasaan 15 tahun Partai Liga Awami di bawah kepemimpinan Sheikh Hasina.
Sheikh Hasina melarikan diri ke India setelah penggulingan tersebut dan kini menghadapi berbagai tuntutan hukum termasuk vonis hukuman mati.
Sebanyak 297 anggota parlemen dari BNP serta blok yang dipimpin Jamaat-e-Islami mengambil sumpah setia kepada Bangladesh di dalam ruang parlemen.
Proses pengambilan sumpah dipimpin oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum AMM Nasir Uddin pada hari yang sama.
Dari total 300 kursi tiga pemungutan suara ditunda sehingga pemilu belum sepenuhnya selesai di seluruh daerah pemilihan.
Upacara dihadiri pejabat asing termasuk menteri luar negeri Pakistan serta ketua parlemen India sebagai bentuk dukungan internasional.
Tarique Rahman berusia 60 tahun merupakan putra mendiang mantan Perdana Menteri Khaleda Zia dan Presiden Ziaur Rahman.
Ia kembali ke Bangladesh pada Desember lalu setelah menjalani pengasingan selama 17 tahun di Inggris.
Tarique dan sekitar 30 anggota kabinetnya dijadwalkan dilantik pada hari yang sama setelah terbukti mendapat dukungan mayoritas parlemen.
BNP berkoalisi dengan blok Jamaat sehingga mengamankan 212 kursi yang menunjukkan dominasi kuat di parlemen.
Anggota parlemen BNP tidak mengambil sumpah terpisah untuk Dewan Reformasi Konstitusi yang dibentuk berdasarkan referendum.
Sementara itu anggota dari blok Jamaat mengambil sumpah untuk dewan tersebut dan menyatakan protes atas keputusan BNP.
Dewan Reformasi Konstitusi terbentuk setelah seluruh partai politik menyetujui Piagam Nasional pada Juli lalu yang disahkan melalui referendum dengan suara mayoritas setuju.
Dalam sistem parlementer Bangladesh perdana menteri dilantik presiden setelah memperoleh dukungan mayoritas anggota parlemen.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

