Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Rocky Gerung Prediksi Gejolak Politik: Penurunan Citra Global Picu Crossfire atau Radical Break

 Prabowo Ungkap Alasan Gabung BoP Trump, Yakin Perdamaian Gaza Tercapai

Repelita Jakarta - Pengamat politik Rocky Gerung menyoroti penurunan citra Indonesia di mata dunia internasional yang kian mencolok belakangan ini.

Menurutnya tren melemahnya kepercayaan global terhadap tanah air berpotensi memicu gejolak politik dalam waktu dekat.

Rocky menilai kombinasi antara hilangnya kepercayaan asing pelaksanaan program domestik seperti Makan Bergizi Gratis serta tekanan geopolitik dunia bisa menciptakan situasi yang ia sebut crossfire atau radical break.

Maka yang saya dalilkan sebagai crossfire atau radical break itu bisa terjadi.

Ia memprediksi kemungkinan itu terjadi dalam satu dua bulan ke depan meski sempat tertunda karena tradisi Ramadan dan puasa.

Dalam satu dua bulan ini yang saya memang menduga bulan Februari tapi mungkin karena ada tradisi Ramadan sedang berpuasa.

Rocky memperkirakan momentum pasca Lebaran akan memperberat kondisi sosial masyarakat akibat faktor ekonomi seperti biaya sekolah menurunnya daya beli serta persepsi global terhadap dinamika politik internasional.

Termasuk gaya kepemimpinan Donald Trump yang dinilai turut memengaruhi stabilitas dalam negeri.

Penurunan penilaian dari lembaga internasional terhadap Indonesia dalam bidang ekonomi demokrasi serta indeks korupsi menjadi salah satu perhatian utama.

Rocky menyoroti ketidaksesuaian antara narasi optimis pemerintah dengan pembacaan komunitas internasional terhadap data resmi Indonesia.

Ia mempertanyakan keabsahan data yang dikeluarkan lembaga seperti Badan Pusat Statistik karena diragukan oleh pemeringkat global.

Statistik itu harus menjadi kejujuran untuk membuat kebijakan kalau datanya diragukan kebijakan juga akan diragukan.

Menurutnya presiden perlu mengevaluasi ulang fondasi data yang menjadi dasar pengambilan keputusan negara.

Transparansi serta akurasi data disebut sebagai kunci utama untuk memulihkan kepercayaan baik di tingkat domestik maupun internasional.

Rocky mengingatkan tanpa sistem pendataan yang akurat dan terkini kebijakan berisiko hanya menjadi respons politis bukan keputusan berbasis fakta yang solid.

Ia menekankan pentingnya detail data kemiskinan serta kondisi masyarakat riil sebagai landasan distribusi anggaran negara yang tepat sasaran.

Jika tata kelola data tidak segera diperbaiki persepsi negatif global terhadap Indonesia akan terus berlanjut dan berdampak pada legitimasi politik serta stabilitas ekonomi nasional.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved