
Repelita Jakarta - Bonatua Silalahi Akui Awalnya Yakin Ijazah Jokowi Asli Karena Percaya KPU.
Pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi mengakui bahwa dirinya semula sangat yakin ijazah Presiden ke-7 Joko Widodo merupakan dokumen asli.
Keyakinan itu semata-mata didasarkan pada rasa percaya penuh terhadap mekanisme verifikasi yang dijalankan Komisi Pemilihan Umum sebagai penyelenggara pemilu.
Pernyataan tersebut ia sampaikan secara langsung dalam wawancara yang digelar pada 12 Februari 2026.
Keyakinan Bonatua kemudian mulai runtuh seiring munculnya beragam dokumen yang diklaim sebagai ijazah Jokowi di berbagai platform media sosial.
Ia menemukan minimal delapan variasi dokumen yang berbeda satu sama lain baik dari segi analisis maupun isi data yang disajikan.
Menurut penilaiannya dokumen-dokumen tersebut sama sekali tidak disertai sumber primer maupun sekunder yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.
Sebagai peneliti ia menekankan bahwa perdebatan yang hanya bertumpu pada materi tak terverifikasi hanya akan memperpanjang ketegangan tanpa solusi pasti.
Karena itu Bonatua memutuskan mengambil langkah resmi demi memperoleh data yang sahih serta dapat dipertanggungjawabkan secara hukum dan akademis.
Editor: 91224 R-ID Elok

