
Repelita Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menerima undangan dari Presiden Donald Trump untuk menghadiri sidang perdana Board of Peace atau Dewan Perdamaian pada 19 Februari mendatang di Amerika Serikat.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi membenarkan kabar tersebut saat dikonfirmasi wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan pada Senin 9 Februari 2026.
Sidang pertama BoP tersebut kemungkinan besar juga dihadiri Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebagai salah satu anggota dewan keamanan.
Budayawan Goenawan Mohamad menyatakan menanti sikap yang akan ditunjukkan Presiden Prabowo dalam forum tersebut.
Goenawan Mohamad menyampaikan pandangannya melalui unggahan di akun X pribadinya @gm_gm pada Jumat hari ini.
Ia menyebut momen ini sebagai kesempatan untuk mengamati apakah Prabowo mampu berbicara tegas terkait isu-isu krusial.
Goenawan Mohamad menulis bahwa Presiden Prabowo akan terbang ke AS untuk ikut dalam sidang Dewan Perdamaian pertama.
Ia menambahkan kita lihat apakah ia akan mengutuk genosida Israel di Palestina dan mencegah agresi AS ke Iran.
Keputusan Prabowo bergabung dalam BoP sejak awal telah memicu perdebatan hangat di kalangan masyarakat.
Majelis Ulama Indonesia bahkan sempat menyampaikan saran agar Prabowo menarik diri dari keanggotaan dewan tersebut.
Partisipasi Indonesia dalam forum ini dinilai sensitif mengingat posisi geopolitik yang kompleks terkait konflik Palestina dan ketegangan regional.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

