![]()
Repelita Jakarta - Pegiat politik ekonomi dan sosial Arif Wicaksono menanggapi sindiran Wakil Ketua Umum Partai Garuda Teddy Gusnaidi terhadap para pengkritik program Makan Bergizi Gratis.
Arif menyoroti pernyataan Teddy yang menyatakan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi memerlukan dana besar sehingga mempertanyakan sumber anggaran pembangunan 1.500 SPPG serta 10 gudang ketahanan pangan yang direncanakan Polri.
Ia secara tegas mempertanyakan apakah dana tersebut berasal dari kocek pribadi pejabat kepolisian dari yayasan internal Polri atau dari anggaran negara melalui APBN.
Arif menegaskan pertanyaan itu sah dan wajar sebagai bentuk kontrol publik atas penggunaan uang negara yang harus transparan serta akuntabel sepenuhnya.
Menurutnya pernyataan Teddy justru membuka ruang tanya lebih besar mengenai asal-usul dana infrastruktur pendukung MBG yang melibatkan institusi negara seperti Polri.
Perdebatan ini memperluas sorotan publik terhadap transparansi serta akuntabilitas pendanaan program MBG termasuk keterlibatan aparat dalam pembangunan dan pengelolaan SPPG.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

