Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

[VIRAL] Oknum Diduga TNI Aniaya Karyawan Toko di Makassar, CCTV Rekam Korban Hendak Dibawa Paksa

 

Repelita [Makassar] - Sebuah rekaman kamera pengawas memperlihatkan dugaan tindak penganiayaan terhadap karyawan sebuah toko pakaian oleh oknum yang diduga anggota Tentara Nasional Indonesia. Peristiwa ini terjadi di Jalan Dg Ngeppe, Kelurahan Balangbaru, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, pada hari Selasa tanggal 13 Januari 2026.

Berdasarkan informasi yang berkembang, korban yang bernama Ahmad Dani berusia delapan belas tahun sedang menunggu pembeli bersama rekan kerjanya sekitar pukul 17.30 waktu setempat. Tiba-tiba muncul dua orang berpakaian dinas yang diduga merupakan anggota militer dan langsung melakukan pemukulan terhadap korban.

Dalam video yang beredar tersebut terlihat korban sempat hendak dibawa paksa dengan diangkut ke atas sepeda motor milik kedua pelaku. Upaya pembawaan paksa itu berhasil digagalkan oleh rekan-rekan korban yang saat itu berada di lokasi kejadian dan segera memberikan perlawanan.

Kedua orang yang diduga oknum anggota Tentara Nasional Indonesia tersebut kemudian meninggalkan tempat kejadian perkara dengan memberikan ancaman akan kembali lagi ke lokasi. Akibat peristiwa itu, Ahmad Dani mengalami luka pada bagian bibirnya dan untuk sementara mengamankan diri di rumahnya.

Kapolsek Tamalate Komisaris Polisi Muhammad Tamrin dikonfirmasi membenarkan terjadinya insiden tersebut di wilayah hukum kepolisiannya. Dia menegaskan bahwa saat ini pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap kejelasan peristiwa serta motif dibalik tindakan kekerasan itu.

Penyelidikan awal dilakukan untuk mengumpulkan bukti-bukti pendukung termasuk rekaman kamera pengawas dan keterangan saksi-saksi yang menyaksikan langsung kejadian tersebut. Proses identifikasi terhadap kedua pelaku juga sedang dijalankan untuk memastikan status dan latar belakang mereka.

Hingga berita ini disampaikan, belum ada informasi lebih lanjut mengenai langkah hukum yang akan ditempuh oleh pihak korban atau keluarga. Masyarakat setempat mengharapkan proses hukum berjalan transparan dan memberikan keadilan bagi korban kekerasan tersebut.

Insiden ini menambah daftar kekhawatiran publik mengenai perilaku oknum yang mengatasnamakan institusi negara. Perlindungan terhadap warga sipil dari tindakan sewenang-wenang menjadi perhatian berbagai pihak pasca beredarnya rekaman video yang cukup jelas tersebut.

Rekaman kamera pengawas menjadi bukti penting dalam proses penyelidikan karena merekam secara detail kronologis kejadian dari awal hingga akhir. Alat bukti visual semacam ini seringkali menjadi penentu dalam proses hukum terutama untuk kasus-kasus yang melibatkan kekerasan fisik.

Kapolsek Tamalate menyatakan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait jika memang terbukti pelaku berasal dari institusi Tentara Nasional Indonesia. Mekanisme penanganan kasus yang melibatkan personel militer biasanya melibatkan proses hukum internal di samping proses hukum umum.

Masyarakat diharapkan tetap tenang dan memberikan kesempatan kepada aparat penegak hukum untuk menyelesaikan proses investigasi secara profesional. Setiap perkembangan kasus akan disampaikan secara terbuka kepada publik untuk menghindari spekulasi yang tidak berdasar.

Korban saat ini masih dalam pemulihan kondisi fisik dan psikis setelah mengalami kejadian traumatis tersebut. Dukungan dari keluarga dan lingkungan terdekat sangat diperlukan untuk membantu proses pemulihan dari dampak kekerasan yang dialaminya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved