Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Tanggul Citarum Jebol, Ribuan Rumah di Bekasi Terendam Banjir 1,5 Meter

 

Repelita Bekasi - Ribuan rumah di Kampung Bendungan, Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong terendam banjir pada Selasa (20/1/2026).

Genangan air mencapai ketinggian satu setengah meter setelah tanggul Sungai Citarum mengalami kerusakan.

Banjir terjadi karena tanggul penahan aliran sungai tersebut jebol pada Senin malam sekitar pukul dua puluh tiga lima puluh.

Kerusakan struktur tanggul yang mencapai sepuluh meter menyebabkan air meluap dengan cepat ke permukiman warga.

Akibatnya, ribuan penduduk terpaksa meninggalkan rumah mereka untuk mencari tempat yang lebih aman dan tinggi.

Peningkatan debit air sungai berlangsung sangat cepat sehingga menyulitkan proses evakuasi dan mitigasi bencana.

Kepala Desa Pantai Bakti Wahyudi menyatakan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai unsur terkait.

Koordinasi difokuskan pada penanganan darurat dan mengantisipasi potensi jebolnya tanggul di titik-titik lain.

"Pihak desa terus berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk penanganan darurat, khususnya mengantisipasi kemungkinan tanggul kembali jebol di titik lain," ujar Kepala Desa Pantai Bakti, Wahyudi.

Kondisi tanah di lokasi tanggul dinilai memiliki struktur yang gembur dan rentan terhadap erosi.

Curah hujan dengan intensitas tinggi selama beberapa hari terakhir diduga mempercepat proses kerusakan tersebut.

Kedekatan lokasi tanggul dengan permukiman penduduk meningkatkan kekhawatiran akan dampak yang lebih luas.

Warga bersama dengan petugas terkait masih melakukan upaya perbaikan sementara di lokasi tanggul yang rusak.

Mereka menggunakan material seadanya seperti karung berisi tanah dan bambu untuk menutup bagian yang jebol.

Data resmi mengenai jumlah korban dan kerumahan yang terdampak belum dapat dipastikan hingga saat ini.

Namun berdasarkan informasi sementara, ribuan rumah di sekitar aliran Sungai Citarum telah terendam banjir.

Proses pendataan dan penilaian kerusakan masih terus dilakukan oleh tim gabungan dari pemerintah daerah.

Bantuan logistik dan kebutuhan darurat lainnya mulai disalurkan kepada pengungsi yang terdampak bencana.

Pemerintah setempat juga mengaktifkan posko komando untuk mengkoordinasikan seluruh upaya tanggap darurat.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas yang berwenang di lapangan.

Kondisi cuaca dan debit air sungai terus dipantau untuk mengantisipasi kemungkinan bencana susulan.

Upaya jangka panjang untuk perbaikan tanggul secara permanen akan direncanakan setelah situasi darurat tertangani.

Bencana ini kembali mengingatkan pentingnya pemeliharaan infrastruktur pengendali banjir di daerah rawan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved