Repelita Jakarta - Badan Gizi Nasional akan melanjutkan agenda perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja melalui dua tahap berikutnya meskipun terjadi polemik mengenai pengangkatan pegawai sebelumnya.
Sebanyak tiga puluh dua ribu empat ratus enam puluh formasi telah disiapkan untuk tahap ketiga dan keempat dalam proses rekrutmen yang akan datang.
Pada bulan Juli tahun dua ribu dua puluh lima sudah terdapat dua ribu delapan puluh orang pegawai dengan status PPPK yang berasal dari program SPPG.
Rencana pelantikan bagi tiga puluh dua ribu pegawai SPPG menjadi PPPK dijadwalkan akan dilaksanakan pada tanggal satu Februari tahun dua ribu dua puluh enam.
Saat ini ketiga puluh dua orang tersebut sedang melalui tahap pengisian dokumen daftar riwayat hidup serta pengajuan nomor induk sebagai pegawai pemerintah.
Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana menjelaskan bahwa seleksi tahap kedua telah menjaring tiga puluh dua ribu peserta dengan komposisi tertentu.
Sebanyak tiga puluh satu ribu dua ratus lima puluh formasi dialokasikan khusus bagi para Kepala SPPG yang merupakan lulusan program sarjana penggerak pembangunan Indonesia.
Sementara itu tujuh ratus lima puluh formasi dibuka untuk umum dengan pembagian sama rata antara posisi akuntan dan tenaga gizi.
Pernyataan mengenai rencana rekrutmen ini disampaikan Dadan Hindayana dalam rapat evaluasi bersama Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia pada hari Selasa tanggal dua puluh Januari.
Koordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi telah dilakukan untuk mempersiapkan pembukaan rekrutmen pada tahap ketiga dan keempat.
Rekrutmen tersebut rencananya akan dibuka secara umum bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan dan kompetensi yang dibutuhkan.
Badan Gizi Nasional menargetkan dapat merekrut sembilan puluh sembilan ribu pegawai PPPK pada keseluruhan tahun dua ribu dua puluh enam ini.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

