Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Median: 51,1% Publik Percaya Ijazah Jokowi Asli, Turun dari 55,5% Tahun Lalu

Repelita Jakarta - Lembaga Media Survei Nasional Median merilis temuan terbaru terkait persepsi masyarakat mengenai keaslian ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang sempat menjadi bahan perdebatan publik luas.

Survei yang diumumkan pada Selasa dua puluh Januari dua ribu dua puluh enam di Jakarta ini menunjukkan bahwa mayoritas responden masih meyakini ijazah tersebut asli dengan persentase mencapai lima puluh satu koma satu persen.

Direktur Eksekutif Median Rico Marbun menjelaskan bahwa hasil tersebut mencerminkan keyakinan dominan publik pada awal tahun dua ribu dua puluh enam bahwa dokumen ijazah Jokowi memang sah.

Sebanyak dua puluh satu persen responden menyatakan keyakinan bahwa ijazah tersebut tidak asli atau palsu sementara dua puluh tujuh koma sembilan persen lainnya memilih sikap tidak tahu karena merasa kurang memiliki informasi memadai.

Pertanyaan yang diajukan kepada responden berbunyi “Bagaimana pendapat Anda mengenai keaslian dokumen ijazah Presiden Joko Widodo yang sempat menjadi diskusi publik”.

Alasan utama yang membuat responden percaya ijazah asli adalah adanya verifikasi resmi dari Universitas Gadjah Mada dengan porsi sembilan koma tujuh persen dari keseluruhan jawaban.

Di sisi lain alasan terbesar bagi yang meragukan keaslian adalah ketiadaan bukti konkret yang meyakinkan dengan angka tujuh koma empat persen.

Meskipun angka kepercayaan tetap di atas lima puluh persen tingkat keyakinan publik terhadap keaslian ijazah Jokowi mengalami penurunan dibandingkan survei sebelumnya.

Pada survei Median yang dilakukan tanggal dua belas hingga delapan belas Juni dua ribu dua puluh lima tingkat kepercayaan tercatat lebih tinggi yakni lima puluh lima koma lima persen.

Rico Marbun menyatakan bahwa penurunan sekitar empat koma empat persen ini disertai peningkatan signifikan keraguan dari empat belas koma empat persen pada Juni dua ribu dua puluh lima menjadi dua puluh satu persen pada Januari dua ribu dua puluh enam.

Survei terbaru ini dilaksanakan antara tanggal sembilan hingga tiga belas Januari dua ribu dua puluh enam melalui penyebaran kuesioner secara daring di platform media sosial.

Responden terdiri dari pengguna aktif media sosial berusia mulai tujuh belas tahun hingga enam puluh tahun ke atas dengan sampel sebanyak seribu orang yang didistribusikan secara proporsional di seluruh tiga puluh delapan provinsi Indonesia.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved