
Repelita Tehran - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menuding pihak-pihak yang berafiliasi dengan Amerika Serikat serta Israel sebagai penanggung jawab utama atas kematian ribuan orang selama gelombang protes anti-pemerintah yang berlangsung selama lebih dari dua minggu di negara itu
Pernyataan tersebut disampaikan Khamenei pada hari Sabtu sebagaimana dikutip berbagai media pada Minggu 18 Januari 2026
Ia menegaskan bahwa kelompok yang terkait dengan Israel dan Amerika Serikat telah menyebabkan kerusakan parah serta menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar selama periode kerusuhan yang mengguncang Iran
Khamenei secara tegas menyatakan bahwa mereka yang berhubungan dengan kedua negara tersebut bertanggung jawab langsung atas kekerasan yang terjadi di lapangan
Ia bahkan menggambarkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebagai seorang penjahat yang secara pribadi terlibat dalam pemberontakan terbaru melawan Iran
Menurut Khamenei pemberontakan kali ini memiliki perbedaan signifikan karena adanya keterlibatan langsung dari pemimpin tertinggi Amerika Serikat
Otoritas Iran semakin sering menyalahkan kekuatan asing khususnya Israel dan Amerika Serikat sebagai dalang di balik ketidakstabilan yang sedang berlangsung
Pihak berwenang menuduh rival geopolitik lama tersebut sengaja memprovokasi serta mengarahkan aksi-aksi kekerasan di berbagai wilayah Iran
Khamenei memberikan peringatan bahwa meskipun Iran berupaya menghindari eskalasi konflik di luar wilayahnya namun para pihak yang dianggap bertanggung jawab akan menerima konsekuensi yang setimpal
Ia menekankan bahwa Iran tidak akan menyeret negaranya ke dalam peperangan namun tidak akan tinggal diam terhadap pelaku yang menyebabkan kerusakan besar tersebut(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

