Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Istri Pandji Gamila Arief Geram dan Tegur Buzzer yang Serang Anak-Anaknya: "Sudah Keluar Batas!"

Repelita Jakarta - Polemik yang melibatkan komika Pandji Pragiwaksono terkait materi stand up comedy berjudul Mens Rea terus berkembang dan memunculkan konsekuensi yang lebih luas.

Serangan tidak hanya terfokus pada Pandji sebagai pembawa materi, tetapi kini juga mulai diarahkan ke anggota keluarganya, terutama anak-anaknya.

Hal ini memicu reaksi keras dari istri Pandji, Gamila Arief, yang geram dengan tindakan para buzzer yang dinilai telah melampaui batas.

Salah satu serangan yang membuat Gamila marah adalah komentar netizen yang membandingkan penampilan keluarganya dengan keluarga Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Komentar yang menyebut bahwa tidak ada yang bagus dari istri dan anak-anak Pandji dibandingkan dengan keluarga wakil presiden dianggap telah melanggar privasi dan etika.

Membaca komentar tersebut, Gamila langsung merespons dengan memberikan peringatan tegas kepada pemilik akun yang membuat pernyataan itu.

Dia menyatakan bahwa dirinya tidak masalah jika wajahnya sendiri yang dihina atau dicemooh, namun menegaskan bahwa menyerang anak-anak adalah tindakan yang tidak pantas.

Gamila menilai tindakan tersebut sudah keluar dari batas kesantunan dan keberanian, sekaligus menantang pemilik akun untuk menghadapinya langsung.

Dalam unggahan di akun media sosial X miliknya, dia menuliskan bahwa tidak ada tempat untuk pengecut dalam perdebatan yang melibatkan anak-anak.

Pada kesempatan lain, istri Pandji juga mengingatkan agar praktik perundungan siber terhadap anak-anak segera dihentikan.

Dia meminta kepada semua pihak untuk mempertimbangkan dampak sebelum membawa-bawa kebencian kepada anak-anak yang tidak terlibat dalam polemik dewasa.

Gamila menyerukan untuk membantu memberantas pelecehan dan perundungan siber terhadap anak di internet sebagai tanggung jawab bersama.

Keberaniannya dalam merespons serangan terhadap anak-anaknya justru mendapatkan dukungan luas dari para pengguna media sosial.

Banyak netizen yang menyatakan dukungan karena menilai tidak ada pembenaran untuk melakukan penghinaan yang melibatkan anak-anak dalam perdebatan publik.

Mereka sepakat bahwa kritik atau perdebatan harus dilakukan dengan tetap menjaga batasan etika dan tidak melibatkan pihak yang tidak bersalah, terutama anak-anak.

Situasi ini menunjukkan bagaimana polemik publik dapat berkembang menjadi serangan pribadi yang melampaui batas-batas diskusi sehat.

Dukungan terhadap Gamila juga merefleksikan kesadaran masyarakat tentang pentingnya melindungi anak-anak dari dampak negatif perdebatan di ruang digital.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved