Repelita Jakarta - Pernyataan Ketua Tim Pembela Ulama dan Aktivis Eggi Sudjana kembali menjadi sorotan publik menyusul penghentian penyidikan kasus dugaan ijazah palsu Joko Widodo.
Eggi menjelaskan konsep restorative justice namun keliru menyebut Joko Widodo masih menjabat sebagai presiden.
Tidak bermaksud saya merasa lebih dari siapapun apalagi melampaui Presiden Joko Widodo.
Kita ini RJ restorative justice.
RJ itu kesepakatan ujar Eggi di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang sebelum berangkat ke Malaysia pada Jumat 16 Januari 2026.
Eggi juga menyampaikan apresiasi kepada Joko Widodo dengan menyebut bahwa mantan presiden tersebut memiliki akhlak mulia karena mau menerima dirinya secara terbuka.
Ungkapan Eggi itu menjadi bahan perdebatan sengit di kalangan warganet setelah disebarkan melalui unggahan akun Instagram RMOL pada Senin malam 19 Januari 2026.
Sejumlah warganet menyatakan rasa kesal dan menilai sikap Eggi terkesan seperti menjilat.
SUDAH CAIR…WAJIB MEMUJI2 JOKOWI….KALAU AKHLAK JOKOWI BAIK,TIDAK MUNGKIN MERUSAK KONSTITUSI DI MK DENGAN MERUBAH UU UNTUK KEPENTINGAN GIBRAN JADI WAPRES DISAAT JOKOWI MASIH MENJABAT RI 1 KE 7…APA TIDAK MELANGGAR UUD 45 AKIBAT DARI KESERAKAHAN JOKOWI SEKELUARGA? tulis akun @Susiyanti366 disertai tiga emoticon menangis.
Semua akan termul pd akhirnya timpal akun @hvhvhaha yang juga disertai emoticon menangis.
Proyek 11.000 Triliun cair.. tukas akun @zulhendribbasri1.
Kalau Akhlaknya Bagus…Nggak akan Kalau Berucap di Penuhi Kebohongan…paham Gi…?!? tandas akun @senjisn.
Hingga berita ini disusun unggahan tersebut telah menerima 406 likes serta 356 komentar dari warganet.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

