Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Arief Rasyad Sindir Menlu Sugiono Grogi: Jabatan Dipaksakan Seperti Gibran di Wapres, Kapasitas Jauh di Bawah Standar

 

Repelita Jakarta - Pegiat media sosial Arief Rasyad menyoroti tampilan gugup Menteri Luar Negeri Sugiono saat menyampaikan Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri yang kini menjadi perbincangan luas di berbagai platform daring.

Video yang beredar menunjukkan Sugiono beberapa kali terbata-bata serta keliru menyebut jabatan ketika berpidato di atas mimbar.

Dalam sambutannya Sugiono menyebutkan sejumlah nama diplomat senior yang hadir termasuk Duta Besar Dino Patti Djalal Duta Besar A.M. Fachir serta Pahala Mansyuri yang masing-masing pernah menjabat Wakil Menteri Luar Negeri pada periode 2014-2019 dan 2023-2024.

Ia kemudian menyampaikan ucapan selamat datang dengan kalimat A warm welcome home to all of you kepada para tokoh tersebut.

Sugiono secara terbuka mengakui rasa gugupnya terutama karena dihadapan banyak senior mantan menteri luar negeri.

Ia mengungkapkan tetap saja saya merasa nervous apalagi ada senior-senior menteri luar negeri di depan saya.

Pernyataan jujur tentang kegugupan itu kemudian menjadi sasaran kritik tajam dari Arief Rasyad melalui unggahan di akun X pribadinya.

Arief Rasyad menyindir bahwa Sugiono merupakan sosok yang dipaksakan menduduki jabatan Menlu sebagaimana Gibran Rakabuming Raka yang dipaksakan menjadi Wakil Presiden.

Ia menulis Grogi abis doi kalo Gibran Wapres yang dipaksakan kalo ini Menlu yang dipaksakan.

Menurut Arief Rasyad kapasitas dan kualitas keduanya masih jauh di bawah standar terendah sekalipun.

Ia menambahkan bahwa terlalu banyak orang yang kapasitas dan kualitasnya jauh lebih baik dibandingkan Gibran sebagai Wakil Presiden maupun Sugiono sebagai Menteri Luar Negeri.

Arief Rasyad mengibaratkan situasi ini seperti pesepakbola amatir yang langsung dimainkan di level internasional tanpa pernah menjalani kompetisi profesional terlebih dahulu.

Ia menyatakan ibarat kita masih main bola Tarkam langsung lompat ke kancah internasional.

Arief Rasyad menegaskan bahwa kesalahan terletak pada pihak yang mendukung dan memilih mereka sehingga menyebut pendukungnya sebagai pihak yang tolol.

Ia menutup dengan kalimat Yah orang orang yang mendukung mereka yang tolol siapa yahh yang memilih nya.

Editor: 91224 R-ID Elok


Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved