
Repelita Indonesia - Mantan pejabat di lingkungan Badan Usaha Milik Negara yang kini aktif sebagai pengamat sosial, Muhammad Said Didu, melontarkan kritik pedas terhadap sikap Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam menangani situasi pascabencana di wilayah terdampak.
Pernyataan tersebut disampaikan melalui unggahan di akun X pribadinya @msaid_didu pada 3 Desember 2025, di mana ia membagikan kembali gambar dari seorang pengguna lain yang menampilkan Zulkifli Hasan sedang menggendong karung beras sebagai bentuk distribusi bantuan di lokasi musibah.
Aksi tersebut langsung menjadi sasaran sindiran dari Said Didu, yang menilai perilaku itu sebagai upaya membangun citra diri yang justru menimbulkan rasa muak di kalangan masyarakat luas.
Pencitraan yang memuakkan.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penduduk Indonesia tidak semudah itu dibohongi atau dipengaruhi oleh tampilan semacam itu, karena tingkat kesadaran mereka jauh lebih tinggi daripada yang mungkin diasumsikan oleh pejabat terkait.
Pak @ZUL_Hasan yth, rakyat tidak sebodoh yang Bapak duga dan tidak semua bisa digiring seperti anggota Partai.
Menurutnya, upaya seperti mengangkat barang bantuan di depan kamera hanya akan semakin menjauhkan kepercayaan publik, terutama di tengah kondisi darurat yang membutuhkan tindakan nyata dan bukan sekadar pose simbolis untuk konsumsi media.
Kritik ini muncul di tengah sorotan publik terhadap penanganan bencana alam yang melanda beberapa provinsi, di mana efisiensi dan keikhlasan para pemimpin sering dipertanyakan oleh warga yang merasakan dampak langsung.
Said Didu, yang dikenal vokal dalam isu tata kelola pemerintahan, menggunakan platform digital untuk menyuarakan pandangan bahwa masyarakat memerlukan kepemimpinan autentik yang fokus pada solusi daripada pencitraan semu.
Respons seperti ini diharapkan bisa menjadi pengingat bagi para pejabat untuk lebih memprioritaskan kebutuhan rakyat daripada agenda pribadi atau partai dalam menghadapi krisis nasional.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

