Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Ketua Harian PSI Ingatkan Sejarah Kelam Maluku dan Poso, Tegaskan Politik Tidak Boleh Picu Perpecahan

 

Repelita - Ketua Harian DPP Partai Solidaritas Indonesia Ahmad Ali menekankan pentingnya menjaga perdamaian dan menjauhi politik pemecah belah.

Pesan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Wilayah PSI se-Maluku yang digelar di Kota Ambon pada Sabtu 29 November 2025.

Dia mengingatkan para kader mengenai tragedi kemanusiaan yang pernah terjadi di Maluku dan Poso puluhan tahun silam.

Luka sejarah tersebut tidak boleh disentuh apalagi dibuka kembali demi kepentingan politik sesaat.

Konflik berdarah di kedua wilayah itu merupakan titik paling gelap dalam perjalanan sosial masyarakat Indonesia.

Rasa kehilangan dan kerusakan yang dialami banyak keluarga masih menjadi memori yang tertidur di hati masyarakat.

Politik tidak boleh memantik api lama yang pernah membakar persaudaraan dan menghancurkan banyak permukiman.

Masyarakat Maluku hidup dengan pondasi budaya yang kuat dan adat yang telah terhormat selama ratusan tahun.

Keberagaman agama juga telah berjalan berdampingan dengan damai sebagai bagian dari identitas daerah tersebut.

Nilai-nilai luhur tersebut harus dirawat dan dijaga dari narasi provokatif yang kerap muncul menjelang kontestasi politik.

Agama, budaya, dan ras adalah identitas yang tidak boleh dikorbankan hanya untuk meraih kemenangan pemilu semata.

Kemenangan yang merusak persaudaraan dan keharmonisan sosial sesungguhnya merupakan bentuk kehancuran.

Ahmad Ali menyinggung gaya politik sebagian kelompok yang masih menghalalkan segala cara untuk merebut kekuasaan.

Partai Solidaritas Indonesia tidak akan mengikuti praktik politik yang mengorbankan persatuan dan kesatuan bangsa.

PSI harus menunjukkan kesantunan dan kedamaian dalam setiap aktivitas politik yang dilakukan.

Partai ini harus menjadi contoh bagaimana politik dapat dilakukan dengan kepala dingin dan hati yang bersih.

Meski disebut sebagai partai kecil, PSI memiliki dukungan dari rakyat yang percaya pada politik yang beradab.

Banyak masyarakat percaya bahwa politik tidak harus dilakukan dengan cara kasar atau mengadu domba.

PSI berdiri untuk menjaga masa depan bangsa bukan untuk merusak tatanan sosial yang telah dibangun.

Penutupan arahan menekankan komitmen untuk memperkuat struktur partai dan memperluas jaringan kader.

Kemenangan dalam kontestasi politik tahun 2029 harus diraih tanpa mengorbankan keharmonisan masyarakat.

PSI Maluku diharapkan dapat menjadi bukti bahwa kemenangan politik dapat dicapai dengan cara-cara beradab.

Sejarah kelam yang pernah terjadi di tanah Maluku tidak boleh terulang karena kepentingan politik praktis.

Setiap kader harus menjadi penjaga perdamaian dan perekat persaudaraan di tengah masyarakat yang beragam.

Politik harus menjadi alat untuk memajukan kesejahteraan bukan alat untuk memecah belah persatuan.

Masyarakat Maluku telah menunjukkan ketangguhan dalam menjaga perdamaian pasca konflik yang terjadi.

Peran partai politik sangat penting dalam menjaga stabilitas sosial dan politik di daerah tersebut.

Pesan perdamaian ini diharapkan dapat diimplementasikan dalam setiap langkah politik partai ke depan.

Kerja sama antar elemen masyarakat harus terus dibangun untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia.

Setiap perbedaan yang ada harus dijadikan sebagai kekayaan bukan sebagai sumber perpecahan.

Politik identitas yang bersifat destruktif harus dihindari dalam setiap kontestasi politik di masa mendatang.

Nilai-nilai kebersamaan dan persaudaraan harus selalu diutamakan dalam setiap aktivitas politik.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved