Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Guntur Romli Sindir Pernyataan Jokowi Soal Bandara IMIP Sebagai Cuci Tangan yang Menggelikan

Repelita Jakarta - Politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Guntur Romli memberikan tanggapan terkait pernyataan Presiden Joko Widodo.

Mantan presiden tersebut sebelumnya menyatakan bahwa dirinya tidak pernah meresmikan Bandara PT Indonesia Morowali Industrial Park di Sulawesi Tengah.

Guntur Romli menilai pernyataan dari mantan kepala negara itu merupakan sebuah bentuk cuci tangan yang terkesan menggelikan.

Alasannya adalah berdasarkan sejumlah pemberitaan yang beredar, Joko Widodo justru meresmikan bandara tersebut pada tahun dua ribu lima belas lalu.

Pernyataan itu disampaikan oleh Guntur Romli melalui sebuah wawancara dengan stasiun televisi pada hari Selasa tanggal dua Desember dua ribu dua puluh lima.

Ia menjelaskan bahwa bandara tersebut merupakan salah satu fasilitas pendukung yang dimiliki oleh perusahaan tersebut.

Oleh karena itu menurutnya tidak masuk akal bila ada orang yang meresmikan suatu perusahaan namun mengingkari peresmian fasilitas pendukungnya.

Keadaan itu dianalogikan seperti seseorang yang meresmikan sebuah pusat perbelanjaan tetapi menyangkal telah meresmikan toilet di dalamnya.

Padahal toilet merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari fasilitas umum yang ada di dalam area pusat perbelanjaan tersebut.

Sebagai mantan kader Partai Solidaritas Indonesia, Guntur turut memberikan apresiasi terhadap langkah pemerintah saat ini.

Pencabutan izin operasi berstatus internasional untuk bandara tersebut dinilainya sebagai suatu keputusan yang tepat.

Meskipun demikian ia berpendapat bahwa tetap diperlukan sebuah investigasi menyeluruh terkait operasional bandara selama ini.

Investigasi harus mampu mengungkap pihak-pihak mana saja yang mendapatkan keuntungan dari keberadaan bandara tersebut.

Pertanyaan penting yang harus dijawab adalah apakah selama sepuluh tahun pemerintahan sebelumnya terjadi kondisi kecolongan.

Maka dari itu masyarakat diminta untuk tidak perlu mendengarkan upaya cuci tangan yang dilakukan oleh Joko Widodo.

Aktivitas klarifikasi yang terus dilakukan setiap hari dinilainya tidak memberikan solusi yang substantif terhadap permasalahan.

Guntur Romli yang juga merupakan kader Nahdlatul Ulama ini merespons pernyataan dari Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia.

Ahmad Ali sebelumnya menyebutkan ada nenek-nenek yang menjabat sebagai ketua umum partai politik selama puluhan tahun.

Menurut Guntur apabila pernyataan tersebut ditujukan kepada Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan maka hal itu merupakan sebuah penghinaan.

Pernyataan itu dinilai sebagai bentuk perendahan terhadap seorang perempuan yang masih memiliki kemampuan memimpin.

Megawati Soekarnoputri sebagai perempuan yang masih kuat dan berpengaruh disebut dengan sebutan nenek-nenek yang mengandung makna menghina.

Secara netral apabila dilihat dari segi usia memang Megawati sudah memiliki cucu sehingga bisa disebut sebagai nenek.

Demikian juga dengan Joko Widodo yang sudah memiliki cucu dan bisa disebut sebagai kakek secara netral tanpa ada masalah.

Namun konteks penyebutan tersebut dalam dunia politik jelas mengandung muatan yang bersifat merendahkan dan menyudutkan.

Guntur menambahkan bahwa Megawati Soekarnoputri tidak akan memberikan respons terhadap serangan yang bersifat personal.

Ketua umum partai tersebut dinilai sudah sangat kebal dengan berbagai macam bentuk serangan dan kritik yang datang kepadanya.

Justru pernyataan dari Ahmad Ali tersebut ditafsirkan sebagai sebuah upaya untuk melindungi diri dari masalah hukum.

Ahmad Ali saat ini sedang menghadapi proses hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi terkait dengan suatu kasus korupsi.

Dengan terus menerus menyerang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan diharapkan dapat menjadi tameng penyelamat baginya.

Strategi tersebut dinilai sebagai upaya agar bisa selamat dari jeratan kasus hukum yang sedang dihadapinya di lembaga antirasuah.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved