Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Citra Satelit Buktikan Hulu Sungai Berubah Jadi Lahan Kering, Menteri LH Beberkan Penyebab Banjir Bandang Sumatera

Menteri LH Hanif Faisol Segel 4 Tempat Wisata Dipuncak, Ini Penyebabnya - Top Media

Repelita Jakarta - Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mulai menyampaikan temuan awal terkait penyebab banjir bandang serta tanah longsor yang melanda kawasan Sumatera.

Analisis yang dilakukan menggunakan teknologi citra satelit berhasil mengungkap adanya perubahan bentang alam yang cukup signifikan di wilayah terdampak.

Kajian awal tersebut menunjukkan indikasi kuat terjadinya transformasi besar-besaran di daerah hulu yang semula berupa hutan menjadi lahan kering.

Perubahan fungsi lahan itu diduga kuat disebabkan oleh berbagai aktivitas pemanfaatan kawasan untuk kepentingan ekonomi dan industri.

Beberapa aktivitas perusahaan yang teridentifikasi di wilayah hulu meliputi operasi hutan tanaman industri, pembangunan pembangkit listrik tenaga air, perkebunan kelapa sawit, dan juga pemanfaatan hasil hutan bukan kayu.

Hanif menjelaskan bahwa citra satelit dengan jelas menampilkan perubahan lanskap yang terjadi bahkan sebelum peristiwa bencana berlangsung.

Dokumen citra satelit itu akan menjadi bahan awal untuk proses penyelidikan lebih lanjut oleh kementerian yang dipimpinnya.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan berencana melakukan pembahasan lebih mendalam serta meninjau langsung lokasi bencana dalam waktu dekat.

Kunjungan lapangan tersebut bertujuan untuk mendapatkan gambaran konstruksi kasus yang lebih menyeluruh dan akurat.

Secara umum, kajian peta menunjukkan bahwa bagian hulu sungai telah berubah menjadi kawasan budidaya pertanian lahan kering dan perkebunan.

Di beberapa titik bahkan terlihat dengan jelas adanya tanaman kelapa sawit yang masih baru dan belum lama dibudidayakan.

Kondisi bentang alam di daerah Batang Toru menjadi salah satu sorotan utama dalam analisis tim.

Meskipun curah hujan tertinggi tercatat di wilayah Aceh, bentuk cekungan alam Batang Toru menyebabkan air terkumpul lebih cepat dan memperparah banjir.

Terkait keberadaan pembangkit listrik tenaga mikrohidro di sepanjang aliran sungai, pihak kementerian akan melakukan pendalaman lebih serius.

Penanganan kasus yang bersifat lintas sektor ini akan dikoordinasikan dengan berbagai kementerian dan lembaga terkait lainnya.

Sementara itu, aspek penegakan hukum secara penuh tetap berada di bawah kewenangan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Untuk menghitung potensi kerugian ekonomi akibat bencana ini, kementerian telah menjalin kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi.

Kerja sama tersebut dituangkan dalam perjanjian kerjasama yang memanfaatkan keahlian akademisi dan praktisi bersertifikat.

Tujuan dari kolaborasi ini adalah untuk memastikan hasil kajian ilmiah yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademis.

Hanif menilai karakteristik kasus banjir bandang di Sumatera memiliki perbedaan mendasar dengan kejadian serupa di daerah lain seperti Bekasi atau Ciliwung.

Jika penyebab banjir di Ciliwung sulit diidentifikasi karena banyaknya bangunan vila, maka jejak sumber kerusakan di Batang Toru terlihat lebih jelas.

Citra satelit dianggap memberikan bukti visual yang cukup kuat untuk mendukung proses penyelidikan lebih lanjut.

Proses kajian dan penyelidikan ditargetkan dapat diselesaikan dalam kurun waktu sekitar tiga bulan ke depan.

Ketepatan waktu dalam penyelesaian investigasi ini dinilai sangat penting agar penanganan tidak kehilangan momentum yang diperlukan. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.com | All Right Reserved