Repelita Sibolga - Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazri Penarik hingga Jumat 28 November 2025 malam masih belum bisa dihubungi setelah terjebak banjir dan longsor di wilayah Sitahuis Kabupaten Tapanuli Tengah saat berupaya kembali ke kota setempat sejak Selasa 25 November 2025.
Ketua DPP Nasdem Teritorial Sumut-Aceh Bakhtiar Ahmad Sibarani membenarkan bahwa komunikasi terakhir dengan Akhmad Syukri terjadi pada Selasa siang sebelum sinyal hilang total.
Iya benar (sampai saat ini belum dapat berkomunikasi), kata Bakhtiar melalui pesan di akun Instagram @bakhtiar_sibarani pada Jumat 28 November 2025.
Dalam pesan terakhir, Akhmad Syukri menyampaikan bahwa dirinya terjebak di tengah banjir dan longsor saat melintas di Sitahuis menuju Sibolga.
Kita doakan yang terbaik. Dan semoga Wali Kota Sibolga dalam kondisi baik, harap Bakhtiar.
Ia juga menyampaikan duka mendalam atas bencana yang melanda Sibolga dan Tapanuli Tengah serta mendoakan pemulihan cepat bagi seluruh wilayah terdampak.
Ketua DPW Nasdem Sumatera Utara Iskandar ST pada Kamis 27 November 2025 mengungkapkan bahwa bukan hanya Akhmad Syukri yang tak bisa dihubungi melainkan seluruh kader partai di wilayah tersebut karena jaringan komunikasi lumpuh total.
Banyak ruas jalan utama terputus akibat longsor sehingga akses masuk ke Sibolga dan sekitarnya masih terisolasi hingga kini.
Data sementara Polda Sumatera Utara hingga Jumat 28 November 2025 mencatat 62 orang meninggal dunia di seluruh wilayah terdampak banjir dan longsor.
Sebanyak 65 orang lainnya masih dalam pencarian karena diduga tertimbun material longsor.
Korban luka berat tercatat 13 orang sementara luka ringan mencapai 82 orang.
Di Kota Sibolga saja terdapat 33 korban jiwa dan 56 orang dilaporkan hilang.
Sedangkan di Kabupaten Tapanuli Tengah terdapat empat korban meninggal dunia.
Total pengungsi dari berbagai wilayah mencapai 9.845 jiwa yang kini ditampung di posko-posko darurat.
Polda Sumut mengerahkan 1.754 personel untuk evakuasi pembersihan material longsor pendirian posko serta pengamanan jalur.
Tim medis logistik serta perangkat komunikasi satelit termasuk Starlink telah dikirim untuk mendukung operasi di lapangan.
Bhayangkari Polda Sumut juga mengirimkan bantuan berupa beras air mineral mie instan selimut pakaian dan kebutuhan dasar lainnya bagi warga terdampak.
Akhmad Syukri Nazri Penarik lahir di Sibolga pada 1 Oktober 1990 dan dikenal sebagai politisi muda yang dekat dengan masyarakat.
Ia memulai karier politik sebagai Sekretaris DPD Nasdem Sibolga kemudian menjadi Ketua DPRD Sibolga periode 2019-2024.
Pada Februari 2025 ia dilantik langsung oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Wali Kota Sibolga periode 2025-2030 bersama Wakil Wali Kota Pantas Maruba Lumbantobing.
Karakter rajin turun ke lapangan serta kedekatannya dengan warga membuat kabar hilang kontaknya menjadi perhatian luas di tengah bencana yang terus berlangsung.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

